Pernahkah ada orang yang menanyaimu tentang pekerjaan sosial apa saja yang pernah kamu lakukan? Kegiatan sosial yang bisa membuat kamu jadi lebih bermakna bagi orang lain. Menjadi telinga bagi mereka yang butuh didengarkan dan menjadi rumah bagi mereka yang tidak tahu ke mana harus pulang.
Bagi sebagian orang, kegiatan ini menjadi hal merepotkan dan akan merugikan diri sendiri, karena harus berkorban begitu banyak hal, mulai dari uang, tenaga, pikiran, hingga waktu yang banyak tersita.
Namun, sebagian orang lainnya justru menjadikannya sebagai tujuan hidup. Menurut mereka, mendedikasikan diri untuk orang lain wajib dilakukan.
Menjadi pekerja sosial tak semudah yang orang bayangkan. Bukan juga pencitraan seperti yang banyak orang labelkan kepada mereka.
Sama sekali tak mudah untuk selalu bersama dengan "orang asing" yang akan dibantu. Apalagi tidak ada hubungan keluarga atau kekerabatan sama sekali.
Chusnul Khotimah, wanita asal Surabaya, Jawa Timur, berbagi cerita tentang pengalamannya berkecimpung di dunia sosial. Lebih dari 10 tahun, ia mengabdikan dirinya untuk para kaum papa.
