Pasti sudah tahu dong sosok penyair sekaligus aktivis HAM Wiji Thukul? Beliau adalah salah seorang korban penculikan secara paksa akibat dari aktivitas politiknya dalam memberantas ketidakadilan melawan rezim orde baru yang terjadi pada tragedi 1998. Kedua anak Wiji Thukul menyuarakan keresahan mereka terhadap hukum yang berat sebelah melalu seni. Anak laki-lakinya, Fajar Merah, membuat suatu grup musik yang menyanyikan lagu syair-syair karya sang ayah.
Tim IDN Times berkesempatan untuk datang ke acara pemutaran dan diskusi film, "Nyanyian Akar Rumput", yang diselenggarakan oleh Kineforum. Film yang didasari dari kumpulan puisi-puisi Wiji memberikan sedikit gambaran mengenai mirisnya kondisi Hak Asasi Manusia yang terjadi di Indonesia.
Sebagai anak muda, justru kamu memiliki peran yang sangat penting untuk mengubah nasib bangsa ini. Lantas, apa yang bisa kamu lakukan pada usia muda seperti sekarang untuk terus menghidupkan demokrasi bangsa? Simak lima hal ini!
