Arah yang kamu lihat saat menyeberang jalan menunjukkan caramu memandang permasalahan yang sedang dihadapi.
a. Satu arah - Kamu tipe orang yang cenderung fokus saat melihat masalah juga penyelesaiannya. Setiap ada satu masalah, kamu cenderung lepas dari masalah lain dan tidak pernah mengaitkan satu masalah dengan masalah lainnya.
b. Dua arah - Tipe ini biasanya cenderung membandingkan masalah yang satu dengan masalah yang lain. Bisa jadi demi mencari solusi, atau memang kamu sulit memisahkan keterkaitan antar masalah yang ada.
c. Tiga arah - Kamu cenderung mengaitkan masalah yang ada dengan masalah lain, bahkan dengan masalah yang kadang tidak saling berhubungan. Ada kemungkinan sisi peka dari dirimu yang luar biasa, tapi seringkali hal ini malah merugikan dirimu sendiri.
d. Lurus saja - Entah benar abai atau berpura-pura, tapi kamu cenderung terlihat sebagai pribadi yang tidak terlalu peduli pada masalah yang ada. Bagimu masalah bukanlah sesuatu yang perlu menyita pikiranmu.
Keputusanmu pada pilihan kendaraan umum menunjukan tingkat kesabaranmu saat menunggu seseorang.
a. Tetap menunggu bis - Kamu termasuk dalam tipe yang sabar. Saking sabar dan setianya, sampai godaan di depan matapun tak mampu membuat hatimu goyah. Luar biasa! Namun, apa kamu yakin akan selalu mau menunggu, tanpa kepastian?
b. Memilih naik angkot - Kamu memang bukan orang yang selalu mau menunggu, apalagi terlalu lama dan tidak pasti. Memilih naik angkot rasanya tidak hanya tentang goyah atas adanya godaan, tapi bisa juga memilih hal yang lebih efisien dan realistis. Setidaknya begitu menurutmu.
Sikapmu tentang memilih posisi duduk atau melihat sisi jalan, cenderung menunjukan bagaimana caramu menyikapi masa lalu.
a. Dekat sopir / depan, kamu cenderung fokus melihat ke masa depan dan bagimu masa lalu bukan untuk diratapi.
b. Tengah / depan-belakang, bagimu masa lalu adalah kenangan dan masa depan adalah tujuan yang harus ditaklukkan. Meski masa lalu seringnya kamu jadikan pembelajaran, tapi tak jarang bisa melemahkanmu juga. Berhati-hatilah.
c. Belakang, ada baiknya jangan terlalu melihat ke masa lalu. Seringkali malah membuatmu tertahan pada kenangan dan lupa bahwa ada masa depan yang harus kamu jalani. Lepaskan, relakan, dan mulailah kejar masa depan yang lebih baik.
Orang yang menelponmu melambangkan sosok yang kamu butuhkan dan bisa jadi adalah tempatmu bersandar.
Siapapun dia, simpan saja jawabannya untuk dirimu sendiri. Semoga dia memang orang yang tepat, orang yang kamu butuhkan untuk berbagi banyak hal.
Cocok tidak dengan kepribadianmu?