Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenapa Kita Harus Bebaskan Pikiran dari Rasa Takut pada Kegagalan?

unsplash/Osman Rana
unsplash/Osman Rana

Pernah gak sih kamu mendengar nasihat untuk hati-hati dengan pikiran yang terlintas di benak kita karena semua itu bisa menjadi kenyataan? Tidak bisa disangkal, hal ini memang benar adanya lo, guys. Tanpa kita sadari, kita seringkali memikirkan suatu kejadian dan kemudian hal itu benar-benar terjadi.

Apalagi untuk urusan masa depan. Pikiran kita seringkali memiliki kekuatan khusus untuk membuat apa yang ada di benak kita menjadi benar-benar terjadi. Terutama jika karena berbagai pikiran tersebut kamu kemudian mengambil langkah yang memang akan menjebak kamu dalam situasi dan skenario terburuk yang selalu kamu takutkan.

Tuh kan, kalau sudah begini siapa dong yang salah? Makanya kita wajib banget untuk menghilangkan berbagai rasa takut dan khawatir dalam benak kita. Kenapa? Ini dia beberapa alasannya.

1. Kita yang memutuskan untuk takut atau menghadapi suatu realita

qz.com
qz.com

Kita sering terlena dalam menjalani hidup dan lupa bahwa kita punya kendali atas diri kita sendiri. Membiarkan diri mengikuti roda kehidupan yang ada memang membuat kita berada di zona nyaman. Namun, zona nyaman gak akan membuat kita maju dan berkembang. Sesekali, menghalau rasa takut dan khawatir akan bisa mengantarkan kita pada sesuatu yang lebih baik lo. Gak percaya? Coba aja.

2. Kebebasan hanya akan kita dapatkan saat tidak ada rasa takut dalam diri

unsplash/Kat Nelson
unsplash/Kat Nelson

Bukankah kita semua ingin merasa bebas dan tidak terbelenggu dengan apa pun? Nah, perasaan bebas yang kita idam-idamkan ini sejatinya hanya bisa kita dapatkan ketika rasa takut akan kegagalan mampu kita buang jauh-jauh. Gak ada apa pun yang akan membatasi diri kita dari melakukan hal-hal menakjubkan di dunia ini selain rasa takut dan kegelisahan dalam diri sendiri.

3. Perasaan takut yang terus dipelihara justru akan memiliki kemungkinan untuk benar-benar terjadi

unsplash/Fabrizio Verrecchia
unsplash/Fabrizio Verrecchia

Kekuatan pikiran memang gak main-main. Sekali saja kita memikirkan kegagalan, hal itu bisa benar-benar terjadi, lo. Terutama jika kamu mengambil langkah yang memang mengarahkan kamu pada kegagalan tersebut pada akhirnya. Misal, karena takut mencoba menjadi pembicara dalam suatu seminar, kamu kemudian hanya duduk diam dan tidak mengikuti kegiatan apa pun.

Lalu pada akhirnya, ketika beberapa temanmu maju dan punya kesempatan untuk sukses, kamu hanya menjadi penonton selama sisa hidupmu. Duh, gak pengen kan?

4. "Takut" adalah pilihan, begitu pun juga dengan "berani"

unsplash/Atikh Bana
unsplash/Atikh Bana

Jika "ketakutan untuk gagal" adalah suatu pilihan yang kamu ambil secara sukarela, lalu bagaimana dengan "berani menghadapi kenyataan"? Bukankah keduanya sama-sama merupakan pilihan yang sebenarnya punya ujung yang berbeda. Dan jelas kamu tahu yang mana yang akan mengantarkan mu pada kesuksesan, kan? Lalu, masihkah kamu memilih jalan untuk gagal?

5. Setiap hari adalah kesempatan baru untuk mengambil langkah baru

unsplash/KAL VISUALS
unsplash/KAL VISUALS

Jika hari ini kamu masih memilih jalan yang penuh keragu-raguan dan rasa takut akan kegagalan, apakah besok akan sama? Padahal, kita semua tahu bahwa setiap hari yang baru merupakan kesempatan baru pula untuk menciptakan masa depan yang bisa saja berbeda. Terutama, buat kamu yang masih muda dan jalan yang masih panjang. 

Kamu bisa menciptakan masa depan yang berbeda dari sekarang. Jika memang kemarin kamu masih memelihara rasa takut dalam dirimu, buat lah hari ini berbeda. Bukankah hari ini harus lebih baik daripada kemarin? Ciptakan skenario baru dalam hidupmu, karena kamu punya kekuatan untuk melakukannya. Siap untuk berubah?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Desy Damay
EditorDesy Damay
Follow Us