Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kenali Yuk 6 Penyebab Seseorang Betah dengan Kemalasannya

pexels/Acharaporn Kamornboonyarush
pexels/Acharaporn Kamornboonyarush

Pernah gak sih, kamu menemukan orang yang begitu pemalas? Seseorang yang santai sekali dalam melakukan hal apa pun seperti bangun kesiangan, mengerjakan tugas terlambat, dan bahkan jarang mandi.

Entah itu teman, sahabat, atau orang yang ada di sekitarmu, hal itu akan membuatmu risih atau bahkan memiliki rasa terheran-heran dengan sikap pemalas mereka. 

Kata beberapa ahli psikolog, rasa malas itu terbentuk dari kebiasaan yang sudah lama dilakukan. Jika dipengaruhi oleh lingkungan sekitar, rasa malas akan sulit untuk dihilangkan sehingga dapat membuat orang menjadi pemalas yang berkepanjangan. 

Agar tidak salah sangka, kita perlu tahu penyebab rasa malas itu ada dan mencari solusi untuk mengatasi kemalasan seseorang. Dilansir dari berbagai sumber, berikut penyebab seseorang betah dengan kemalasannya.

1. Hidup yang masih tergantung dengan orang lain

Pexels/ Vireshstudio photographer
Pexels/ Vireshstudio photographer

Kata orang, ketika kamu sedari kecil selalu dimanja oleh orang tua atau orang sekitarmu, sifat malas itu bisa hadir. Dikarenakan selama ini kamu selalu ada yang membantu dalam melakukan hal apa pun, orang malas lebih mengandalkan orang di sekitarnya tanpa ada rasa malu. 

Jadi, rasa percaya diri kamu rendah sekali. Kamu merasa tanpa bantuan orang sekitar, kamu tidak bisa apa-apa. Nah, itu adalah sifat malas yang bahaya. Solusinya, meyakinkan diri jika mampu untuk melakukan segala hal. 

2. Kecanduan untuk bersantai terlalu lama

Unsplash/Simon Migaj
Unsplash/Simon Migaj

Kesibukan memaksa seseorang untuk rileks, tetapi orang malas lebih merasa nyaman dengan tempat dimana mereka merasa senang. Sehingga, mereka lupa dengan urusan yang serius dan penting. Jadi, setiap ada kesempatan untuk bersenang-senang, mereka akan segera melaksanakannya.

Nah, maka dari itu, ketika kamu sedang bersantai untuk menghilangkan penat, ingatlah bahwa santai yang kamu jalani hanya untuk sementara. Tidak boleh terlena dengan kesenangan. Masih ada urusan lain yang harus segera membutuhkan tanggung jawabmu. 

3. Takut akan risiko dan kegagalan menghampiri

Pexels.com/Nathan Cowley
Pexels.com/Nathan Cowley

Kata seorang motivator, orang malas itu ada karena mereka takut kehilangan hal yang bernilai sehingga mereka selalu menghindari sebuah risiko. Kegagalan lebih menghantui orang pemalas. Padahal berkorban itu adalah usaha untuk sukses. Namun, orang pemalas memandang hal itu adalah menuju sebuah kegagalan. 

Jadi untuk melawan rasa takut gagal, harus mengubah mindset. Terbiasalah kehilangan sesuatu yang berharga, jika itu baik dalam usahamu untuk meraih sesuatu yang bernilai. 

4. Takut dan menghindari sebuah harapan

Pixabay/Pexels
Pixabay/Pexels

Kata orang, mengharapkan sesama manusia akan kecewa pada akhirnya. Nah, bisa dibilang pepatah ini benar adanya. Namun, tidak semua yang berharap dengan manusia itu bisa mengecewakan.

Ketika kita berharap dengan orang malas, mereka akan berpura - pura sibuk dengan urusannya. Hal itu sebagai penanda mereka tidak ingin terlibat dalam hal penting. Menghindari diharapkan seseorang karena merasa waktu yang mereka miliki akan berkurang. 

5. Takut akan sebuah tanggung jawab

Unpslash/Charles Etoroma
Unpslash/Charles Etoroma

Kata sebagian orang, pemalas itu lebih tidak ingin bertanggung jawab atas sesuatu yang diperbuatnya. Mereka memilih mengambil suatu kegiatan atau hal yang sepele.

Karena bagi mereka, tanggung jawab itu terasa berat sekali. Berbeda dengan orang yang memiliki sifat bekerja keras, karena dimintai pertanggungjawaban, mereka lebih bersedia ketimbang orang yang malas. 

6. Adanya faktor depresi yang tidak disadari

Pexels/Kat Jayne
Pexels/Kat Jayne

Kata seorang psikolog, seseorang mengalami depresi karena ketidakmampuan dirinya menvisualisasikan keinginan. Pikiran yang tidak terlatih dengan baik akan membuat depresi.

Selain beban pikiran, kurangnya motivasi dari orang sekitar. Hal ini membuat pemalas merasa tidak perlu melakukan sesuatu hal yang besar. Oleh sebab itu, perlunya kamu memiliki sikap saling terbuka dengan orang terdekat terutama keluarga. 

Jika ada tanda kemalasan yang kamu rasakan sama seperti ulasan tadi, kamu perlu berhati - hati ya. Yuk, mulai hidup jadi pribadi yang rajin dan penuh keberanian!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Emil Indarwati
EditorEmil Indarwati
Follow Us

Latest in Life

See More

Dolorem ut similique fugit amet provident ut perferendis suscipit m

01 Des 2025, 15:19 WIBLife