Sinergi BKKBN dengan Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia dan Universitas Udayana, di bawah pimpinan konsultan UNFPA, Dr. Saramma Mathai, dan Kementerian Sekretariat Negara melaksanakan pelatihan International Training bagi dokter untuk meningkatkan pelayanan Keluarga Berencana (KB), Yogyakarta (12/9). Kegiatan ini diupayakan agar mengurangi kasus unmet need dan Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD).
Menurut World Health Organization (WHO), diprediksi bahwa setiap hari ada 830 perempuan meninggal dikarenakan komplikasi kehamilan dan persalinan. Bahkan, sekitar 99 persen kematian ibu saat melahirkan ada di negara berkembang. Demikian pula, angka kematian perempuan akibat kehamilan dan persalinan ternyata lebih tinggi di daerah pedesaan terpencil daripada di perkotaan. Berdasarkan hal tersebut, berikut materi pelatihan dari International Comprehensive Right-Based Family Planning Training Service yang dapat pecahkan solusi mengurangi unmet need dan KTD.
