Nama selebriti sekelas Dian Sastro, pasti sudah nggak asing lagi di telinga kita. Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa Dian Sastro pun sejak tahun 2007 sudah aktif sebagai aktivis sosial khususnya di bidang pendidikan dan pemberdayaan perempuan. Tapi kira-kira kamu tahu nggak sih kalau ia sudah mendirikan Yayasan Dian Sastrowardoyo (YDS) sejak 2009 silam? Iya, ia sudah mempunyai sebuah yayasan yang secara khusus bergerak di bidang pendidikan dan juga seni lho. Wow!
Sekarang pertanyaannya adalah, kenapa sih seorang Dian Sastrowardoyo mau dan ikhlas menjadi relawan? Dalam sesi talkshow Voluntary Days 2019 ini, semuanya terungkap. Semua berawal ketika cita-citanya di usia 13 tahun harus kandas, yakni untuk bisa kuliah di luar negeri. Ia mengungkapkan bahwa alasan utamanya untuk terjun di dunia entertainment bukan sekadar mengejar ketenaran, tapi akhirnya terjun menjadi model majalah di tahun 1996 dengan harapan besar agar hasil modelling ini bisa dipakai untuk tabungan kuliah di luar negeri. Ia sadar bahwa kala itu ia bukanlah orang berada yang bisa membiayai kuliah di luar negeri, bahkan ia hanyalah seorang anak yang masih dibiayai oleh sang ibu yang notabene-nya adalah single parent.
Cita-cita itu harus kandas ketika ia akhirnya memutuskan untuk menikah, dan secara otomatis harus membagi waktunya kepada keluarga khususnya ketika memiliki seorang anak. Tapi Dian nggak mau berhenti sampai di situ saja, ia akhirnya memberikan beasiswa kepada para siswa yang mau berjuang untuk pendidikannya dan juga mau berkontribusi kepada masyarakat.
Sebuah kalimat penutup dari sosok Dian Sastrowardoyo yang bikin para peserta ‘merinding’ adalah “mungkin cita-cita seorang Dian belum bisa terwujud saat ini, tapi aku yakin ini waktu yang tepat untuk mewujudkan ‘Dian-Dian’ baru lainnya lewat beasiswa YDS ini”.
Setuju!