Gak Melulu Negatif, Ini 5 Keuntungan dari Bersikap Overthinking

Ada 2 tipe manusia di dunia ini. Pertama, mereka yang selalu menghadapi segala sesuatu dengan santai atau istilahnya go with the flow. Dan yang kedua, mereka yang terlalu memikirkan sesuatu bahkan hingga ke hal sepele. Nah, mereka ini yang dinamakan overthinker.
Kebanyakan orang pasti menganggap sikap overthinking identik dengan stereotype buruk. Padahal gak selamanya menjadi overthinker itu merugikan. Ada banyak lho keuntungan yang bisa kamu dapatkan. Apa saja sih? Yuk simak penjelasannya di bawah ini.
1. Mereka termasuk pengawas yang jeli

Karena selalu overthinking mengenai segala sesuatu. Mereka pun terbiasa untuk memperhatikan apa yang terjadi di sekelilingmu. Hal ini agar mereka dapat memastikan benar tidaknya apa yang tengah kamu pikirkan.
Sehingga dengan sendirinya mereka terlatih untuk menjadi pemerhati yang jeli. Bahkan saking jelinya, mereka bisa mengetahui kesalahan kecil yang mungkin tidak tampak sekalipun.
2. Mereka gak mudah terpengaruh berita hoax

Para overthinker terbiasa mencari kebenaran untuk memastikan berita yang mereka terima adalah fakta. Sebelum puas dengan jawaban yang mereka terima, overthinker akan terus menerus menggali sumber yang valid untuk membuktikan realitas yang sebenarnya.
Tentu hal ini menjadi kelebihan mereka yang selalu overthinking. Sehingga sulit bagi mereka untuk terpengaruh berita hoax.
3. Anti ngaret dan selalu tepat waktu

Mereka yang selalu overthinking tidak akan pernah tenang jika apa yang mereka kerjakan tidak terlaksana dengan baik. Saat pekerjaan mereka belum selesai, overthinker cenderung selalu diliputi perasaan tidak enak. Jadi mereka akan selalu berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan secepatnya agar perasaan tersebut segera hilang.
Saat sedang berjanji untuk menemui seseorang, mereka biasanya lebih memilih datang lebih awal. Karena jika mungkin ada hal yang terjadi di perjalanan, mereka dapat mengatisipasinya dengan baik.
4. Selalu berusaha melakukan yang terbaik

Para overthinker selalu menuntut diri mereka untuk mengerjakan sesuatu dengan baik. Gak heran jika mereka sering mengerahkan usaha maksimal dan tidak pernah setengah-setengah saat melakukan sesuatu. Ini dikarenakan mereka dilanda rasa cemas jika apa yang mereka kerjakan ternyata tidak sesuai apa yang orang lain harapkan.
Jadi, saat mereka ditugasi sesuatu. Bukannya mengerjakan dengan sebisanya, justru overthinker akan menggarapnya dengan sangat baik.
5. Kata menyerah nggak ada di kamus mereka

Saat melakukan kesalahan, overthinker nggak akan langsung melupakannya begitu saja. Mereka biasanya akan mengingat-ingat letak kesalahan mereka. Hal ini bertujuan agar mereka bisa memperbaikinya. Meski harus melakukan berulang kali, mereka nggak akan menyerah di tengah jalan. Pikiran mereka akan dipenuhi dengan berbagai upaya untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
Nah, itulah 5 keuntungan yang kamu dapatkan ketika bersikap overthinking. Masih menganggap overthinking itu buruk?


















