Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Bully masih menjadi masalah utama di dalam kehidupan kita. Tidak hanya di masyarakat, bahkan dalam sebuah institusi pendidikan pun masih tidak bisa dihilangkan. Perbedaan yang ada di dalam diri seseorang membuat orang lain dengan mudahnya mengejek dan mengatainya dengan hal-hal yang buruk.

Bully-an yang berlebihan.

Hal tidak mengenakkan terjadi kepada Dannie McMillan. Remaja putri dari Texas ini di-bully di sekolahnya. Pembully-nya bahkan membuat akun Twitter untuk mengejeknya. Dalam akun tersebut Dee, sapaan akrab Dannie, disebut sebagai paus gendut.

Mengetahui hal tersebut Dee sedih dan merasa dirinya sudah tidak ingin kembali ke sekolah. "Bahkan awalnya aku tidak mengetahui hal tersebut," kata Dee kepada upworthy.com.

Mengetahui hal itu, kesedihan menghinggap pada Dee.

Dee sendiri mengaku sebagian dari dirinya ingin menangis sepanjang hari, tapi lain sisinya ingin ke sekolah dan menunjukkan bahwa dia tidak peduli dengan apa yang diungkapkan teman-temannya. Keesokan harinya, dia memakai sebuat baju dengan gambar Paus dan bertuliskan "Selamat Dee Si Paus".

Baca Juga: Hati-Hati! Kalau Kamu Sering Melakukan 11 Hal Ini, Berarti Kamu Sedang Melakukan Bullying

Justru hal tersebut memotivasinya untuk menggalakkan dana untuk paus asli.

Kaos yang dipakainya pun kemudian menjadi motivasinya untuk menyelamatkan paus asli. Dee bekerjasama dengan Save the Whales Foundation, menjual kaos tersebut untuk membantu yayasan tersebut dalam langkah menyelamatkan paus dari kepunahan. Terhitung sampai akhir Maret 2016, Dee telah berhasil mengumpulkan lebih dari 6.700 dolar AS.

Aksinya ini mendapat banyak pujian dari netizen. Dee berhasil mengonversi ejekan jadi satu hal yang bermanfaat bagi makhluk hidup. Perspektif positif yang dimilikinya menjadi modal penting dalam menghadapi hadangan yang dialaminya.

Baca Juga: Untuk Kamu yang Pernah Di-Bully: Ini 10 Tips untuk Mengatasinya

Editorial Team