Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Hal yang Perlu Dihentikan Agar Hidupmu Terasa Lebih Bahagia

Unsplash.com/Vinicius Amano
Unsplash.com/Vinicius Amano

Di tahun baru seperti yang tengah kita rasakan saat ini, tentu ada keinginan dimana hidup menjadi lebih cerah dan bahagia. Namun, bagaimana hidup tersebut kita dapatkan jika kita masih melakukan kebiasaan-kebiasaan yang sama? Berikut ini ada setidaknya 8 hal yang perlu kita hentikan agar hidup yang kita jalani menjadi lebih bermakna.

1. Membandingkan diri sendiri dengan orang lain

Unsplash/chester wade
Unsplash/chester wade

Kita boleh saja melihat kehidupan orang lain, namun tidak dengan membandingkannya dengan diri kita. Tidak ada gunanya kita membandingkan diri dengan orang lain karena setiap manusia mempunyai kesempurnaan dan juga cacat masing-masing.

Kita dapat melihat orang-orang yang berada di bawah kita sebagai pengingat rasa syukur dan orang-orang di atas kita untuk memotivasi, namun bagaimanapun keadaannya, kita harus tetap menjadi diri sendiri.

2. Membuat ekspektasi yang tidak realistis

Umsplash.com/Kelly Sikkema
Umsplash.com/Kelly Sikkema

Setiap orang memang berhak memiliki mimpi dan keinginan. Tapi, jika tidak ada usaha untuk menggapainya, bukankah itu hanya sekedar wacana saja? Kita boleh bermimpi, namun kita juga harus membuat batasan kemampuan kita akan mimpi tersebut.

Jika hanya berandai-andai terlalu tinggi dan usahanya tidak sebanding, lebih baik cobalah untuk berpikir dua kali karena realita kehidupan ini lebih kejam dari kelihatannya.

3. Obsesi pada media sosial

Pixabay.com/webster2703
Pixabay.com/webster2703

Semakin berkembang teknologi, maka semakin berkembang pula obsesi manusia pada media sosial. Orang tidak mau ketinggalan mengupdate medsos, karena itu akan memengaruhi image mereka di mata orang lain. Jika dipikir-pikir, itu semua tidak terlalu berpengaruh ke kehidupan asli kita.

Orang yang kita pedulikan bahkan belum tentu mengenal siapa kita, jadi ada baiknya apabila kegiatan yang satu ini dikurangi dengan beralih ke hal-hal yang lebih bermanfaat.

4. Kebiasaan berbelanja dengan boros

Unsplash.com/Jacek Dylag
Unsplash.com/Jacek Dylag

Berbelanja adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Setiap orang pasti mampu menghabiskan banyak uang hanya dalam waktu singkat. Jika hal seperti ini dituruti terus-menerus, apakah kebiasaan tersebut akan berhenti? Mungkin iya, mungkin tidak. Semua tergantung kepada orang yang meniatkannya.

Banyak di luar sana yang tidak seberuntung itu, bahkan untuk makan saja masih kesulitan. Oleh karenanya, kebiasaan shopping yang boros seperti ini bisa kita alihkan dengan menabung, investasi atau melakukan kegiatan amal agar kedepannya memberi manfaat untuk kita dan juga orang lain.

5. Takut gagal

Pixabay.com/anemone133
Pixabay.com/anemone133

Tanpa ada keberanian, hidup kita akan stuck di satu tempat. Jika mengalah karena dihadapkan dengan rasa takut akan kegagalan, maka di dunia ini mungkin tidak akan dipenuhi oleh orang-orang sukses seperti saat ini. Semua itu hanya tentang waktu, dan semua manusia pasti akan merasakan jatuh bangunnya kehidupan.

6. Menyalahkan orang lain

Unsplash.com/Umit Bulut
Unsplash.com/Umit Bulut

Manusia merupakan makhluk yang egois. Sebaik apa pun seseorang, pasti ada kalanya dia tidak ingin menjadi pihak yang bersalah meskipun kenyataannya berkebalikan. Ego memang begitu tinggi, tapi setidaknya kita harus bisa meredamnya. Merenungkan kesalahan dan berhenti menyalahkan orang lain harus kita mulai dari sekarang, karena tak selamanya kita bisa hidup dengan cara seperti itu.

7. Terlalu banyak berpikir

Unsplash.com/Simeon Jacobson
Unsplash.com/Simeon Jacobson

Memikirkan segala sesuatu sebelum mengerjakannya memang baik. Tapi, segala sesuatu pasti memiliki konsekuensi dan kita harus mengutamakan realitas daripada pikiran yang overanalyze.

8. Berteman dengan orang yang tidak setia

Pixabay/Adina Voicu
Pixabay/Adina Voicu

Seiring dengan bertambahnya usia, kita tentu dapat membedakan mana teman yang selalu ada untuk kita dan juga mana teman yang ada hanya di saat senang. Tidak apa-apa kita hanya mempunyai satu orang teman, asalkan dia setia dan terbuka kepada kita, daripada kita mempunyai banyak teman tetapi tidak pernah ada di saat kita butuh sandaran.

Itulah beberapa hal yang harus mulai dihentikan agar hidup lebih berarti. Kita tidak dapat menciptakan kebahagiaan, tetapi kita masih bisa mencarinya karena hidup kita ini selalu diberikan pilihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Muna Waroh
EditorMuna Waroh
Follow Us

Latest in Life

See More

Sit eiusmod minim voluptas assumenda commodi magni culpa sit harum

19 Jan 2026, 16:20 WIBLife