Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Ekspektasi Gak Realistis yang Kamu Miliki di Usia 21 Tahun

Saat menginjak usia dewasa, banyak sekali hal-hal yang muncul dalam pikiran dan keinginan untuk menjadikannya kenyataan. Memang, awal kesuksesan adalah dari mimpi, tapi, jangan lupa juga kalau mimpi harus disesuaikan dengan realita. Semakin tidak masuk akal mimpi tersebut, semakin tidak mungkin juga untuk dicapai.

Berikut ini adalah 7 ekspektasi gak realistis yang rata-rata dimiliki setiap orang di usianya yang ke 21 tahun. Pada usia ini, seseorang baru saja menjadi dewasa sungguhan sehingga terkadang belum bisa benar-benar membedakan mana ekspektasi dan realita. Cek deh, apa kamu juga gini?

1. Langsung dapat pekerjaan yang diimpikan setelah lulus kuliah.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/emmajudyblogspotcom-9c0a6cbb983b4ac41cb8b9492fe000d1-750x500-b641377f5a5e8142d2d64c36e4a27a1a.jpg

Hampir semua orang pasti memiliki ekspektasi seperti ini. Dimana kamu akan langsung dapat pekerjaan yang kamu impikan sesaat setelah lulus kuliah. Kenyataannya, mendapatkan pekerjaan impian tidak semudah membayangkannya. Jangankan pekerjaan impian, yang bukan impian saja serasa sulit didapat.

2. Menemukan cinta sejati dan menikah muda.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/farfarawaysite-b2d1ef2162eee46e8d3c0b582109f7c5-750x500-5cd9e75c4a8363d158519f666e85b86c.jpg

Ekspektasi selanjutnya adalah menemukan cinta sejati. Kenyataannya, kamu malah akan patah hati lagi dan lagi. Menemukan orang yang tepat itu ibarat mencari jerami di tumpukan jarum. Selain mencarinya sakit, juga dibutuhkan kesabaran dan ketekunan yang tidak sebentar. Kamu yang sudah melewati usia 21 tahun tapi belum menemukannya, sabar ya.

3. Tidak lagi butuh bantuan orangtua.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/helping-the-elderly-and-senior-citizens-when-moving-home-f2ca891f68a169b39a2c61244b121c93.jpg

Ekspektasi tidak masuk akal selanjutnya adalah kamu beranggapan kamu tidak akan lagi butuh orangtuamu. Tapi yang benar adalah sebaliknya, kamu akan membutuhkannya terus dan terus. Bahkan setelah kamu menikah, kamu pasti akan tetap membutuhkan bantuan orangtua.

4. Masih berteman dengan teman dari SMA.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/mtv-bc57a2a724333ddb72d2ad1074d75864-750x500-f218282a8d627e05f145c7a42168c4de.jpg

Jangan menganggap bahwa semua pertemanan itu abadi. Belum tentu teman yang sangat dekat denganmu semasa sekolah bisa jadi teman sampai kamu dewasa. Kenyataannya, kebanyakan temanmu justru akan sulit dihubungi dan terkesan menjauhimu karena mereka memiliki kehidupannya masing-masing.

5. Tidak akan melakukan kesalahan.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/skateorialist-b3300f612352868c7bcce7f65387c375-750x500-f4bc17396381337c4d1550c842353171.jpg

Ekspektasi gak realistis selanjutnya adalah kamu membayangkan kamu akan berhenti membuat kesalahan. Padahal kenyataannya, sampai kamu tua, selama kamu masih hidup, kamu akan selalu membuat kesalahan dan itu adalah hal wajar. Semua orang berbuat salah dan kamu hanya butuh belajar agar tidak mengulanginya terus.

6. Tidak akan kesepian.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/soompi-2-295966eced96c1f374c5e4b18dc53095-1166f77ea651fa4caf712660c1a1d561.jpg

Kenyataannya, akan ada saat dimana kamu merasa kesepian. Saat orangtuamu sudah tidak ada di sampingmu, saat semua teman menjauh, bahkan pasangan meninggalkanmu. Faktanya, semua orang memiliki sepinya masing-masing. Beberapa orang hanya pandai merayakan kesepiannya dengan meriah.

7. Semua kebutuhan terpenuhi seperti waktu sekolah dulu.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170809/tumblr-121d5a611b61844445e463c42b83a297-750x500-b13d6c08b7c13c06ca4d7f6905ff7918.jpg

Hal yang tidak masuk akal selanjutnya yang kamu pikirkan adalah kamu mendapat semuanya dengan mudah seperti waktu kamu masih sekolah dulu. Padahal kenyataannya, semuanya tidak akan bisa kamu dapatkan dengan mudah. Butuh perjuangan dan kerja keras untuk memenuhi kehidupanmu sendiri. Itulah hidup.

Semua ekspektasi gak realistis ini muncul karena kamu belum mengalami kesulitan yang benar-benar berarti dalam hidupmu. Nanti setelah kamu sudah mengalami kesulitan itu sendiri, kamu akan tahu bahwa semua ekspektasimu itu tidak akan jadi kenyataan.

Share
Topics
Editorial Team
Pinka Wima
EditorPinka Wima
Follow Us

Latest in Life

See More

Dolorem ut similique fugit amet provident ut perferendis suscipit m

01 Des 2025, 15:19 WIBLife