Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara S.M.A.R.T Ini Bisa Diterapkan untuk Menentukan Tujuan Hidupmu!

unsplash/rsanchescarvalho
unsplash/rsanchescarvalho

Sebagai manusia apalagi seorang anak muda, tentu yang namanya galau dan bingung soal masa depan dan tujuan hidup pasti pernah dirasakan. Apa yang harus dilakukan dalam hidup ke depan sering menjadi hal yang membingungkan.

Untuk menjawab bagaimana cara mengatasi kegalauan soal bingung menentukan tujuan hidup, ternyata ada lima konsep yang bisa kamu terapkan untuk menentukannya. Konsep yang pertama kali digunakan oleh George T. Doran pada tahun 1981 ini dikenal dengan konsep SMART. Penasaran apa arti SMART? Simak di bawah ini.

1. Specific: Tujuan yang ditetapkan harus jelas dan spesifik

unsplash/jeisblack
unsplash/jeisblack

Hal apa yang ingin kamu capai dan fokus pada hal tersebut. Langkah pertama adalah kamu harus tahu secara spesifik apa yang ingin kamu lakukan satu hari ke depan, satu bulan ke depan, hingga satu tahun ke depan. Spesifik berarti kamu tidak memecah tujuan hidupmu dengan banyak keinginan. Kuncinya adalah kamu harus fokus dan konsisten.

2. Measurable: Kamu harus bisa mengukur kemampuanmu meraih tujuan hidup yang kamu rencanakan

unsplash/danielspase
unsplash/danielspase

Terukur dan tentunya kamu tahu bahwa kamu mampu meraihnya. Poin measurable atau bisa diukur adalah kamu harus bisa mengukur sudah sejauh mana dirimu hampir mencapai tujuan hidupmu. Hitung-hitungan di atas kertas bisa kamu lakukan selama proses kamu berusaha mencapai tujuan hidupmu.

Pola ini tentunya tidak diukur saat proses kamu berusaha dan berjuang tetapi kamu sudah mengukurnya sejak saat kamu menetapkan awal target yang ingin kamu capai.

3. Achievable: Tujuan yang ditargetkan harus bisa dicapai

unsplash/rsanchescarvalho
unsplash/rsanchescarvalho

Optimis itu boleh-boleh saja, namun kadang semangat menggebu untuk sukses sering membuat banyak orang lupa bahwa realistis itu perlu. Tujuan yang ingin dicapai tentu juga harus disesuaikan dengan kemampuan kita.

Bagaimana kemampuan kita, jaringan pertemanan kita, hingga semangat kita harus kita sadari apakah mampu mencapai target yang kita ingin capai. Jangan sampai perasaan optimis yang menggebu di awal menjadi loyo di tengah jalan setelah melihat kenyataan yang ada. Faktor demotivator semacam itu sering dialami banyak orang.

4. Realistic: Realistis

unsplash/photoripey
unsplash/photoripey

Masih sama dengan achievable. Realistis berarti kita sadar dengan kemampuan kita dan hal apa yang ingin kita capai. Ketika melihat banyak orang-orang sukses mengatakan bahwa "bermimpilah setinggi mungkin dan janganlah takut untuk bermimpi." Memang kalimat tersebut tidak ada yang salah. Hanya saja kita perlu jeli dalam menafsirkannya.

Silakan bermimpi setinggi mungkin dan tetapkan target segila mungkin. Tapi, yang sering kita lupakan adalah mengenali kapasitas diri kita sedalam mungkin. Apakah secara logika kita mampu mencapai target tinggi yang kita buat jika kerjaan kita hanya tidur, buka Instagram, makan, minum, dan nongkrong-nongkrong di kafe? Kita lupa bahwa terget akan tercapai jika sejalan dengan usaha yang dilakukan.

5.Timely: Tahu kapan tujuan harus dicapai

unsplash/rsanchescarvalho
unsplash/rsanchescarvalho

Tenggat waktu adalah hal terakhir dalam konsep SMART. Kita harus tahu kapan kita akan mencapai tujuan yang kita targetkan. Dengan menetapkan kapan tujuan harus dicapai tentu saja membuat kita lebih termotovasi dalam mencapainya. Jadi tetapkan tenggat waktu.

Jangan galau ya menentukan tujuan hidup. Lima langkah di atas semoga bisa membantumu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
M. Farid Hermawan
EditorM. Farid Hermawan
Follow Us

Latest in Life

See More

Sit eiusmod minim voluptas assumenda commodi magni culpa sit harum

19 Jan 2026, 16:20 WIBLife