“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasanya berbuka dengan rothb (kurma basah) sebelum menunaikan shalat. Jika tidak ada rothb, maka beliau berbuka dengan tamr (kurma kering). Dan jika tidak ada yang demikian beliau berbuka dengan seteguk air.” (HR. Abu Daud no. 2356 dan Ahmad 3/164, hasan shahih)
Sunnahnya berbuka puasa adalah dengan buah kurma seperti yang nabi contohkan. Namun jika tidak ada, maka makanan yang manis sebagai santapan berbukanya. Namun jika masih tidak ada maka baiknya berbuka dimulai dengan seteguk air. Bukan sembarang sunnah, anjuran berbuka dengan kurma atau yang manis lainnya, tentunya yang alami,mengandung juga alasan kesehatan.
Makanan atau minuman manis adalah sumber kalori yang mudah untuk diproses oleh tubuh dengan cepat. Sehingga tubuh kembali mendapatkan energi setelah tidak terisi selama kurang lebih 14 jam.