Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Unsplash/Omar Lopez
Unsplash/Omar Lopez

Kamu pasti setuju bahwa mengomentari hidup orang lain merupakan hal yang paling mengenakkan jika dilakukan. Tapi ingatlah bahwa hal itu merupakan sangat buruk karena bisa saja melukainya. Apakah kamu tidak kasihan dengan mereka yang selalu kamu komentari?

Tidak semua perkataanmu itu benar di mata orang lain, standar kebahagiaan setiap orang pastilah berbeda. Jika kamu masih ingin tetap menikmati hal buruk tersebut, pikirkan sekali lagi dengan membaca secara serius pembahasan berikut ini.

1. Hukum karma pasti berlaku

pexels.com/ivandrei pretorius

Semua orang pasti setuju bahwa setiap hal yang dilakukan di dunia ini pasti ada timbal baliknya. Jika kamu memperlakukan seseorang dengan buruk, maka suatu saat kamu akan merasakan hal tersebut, begitu pula sebaiknya.

Jika saat ini kamu selalu mengomentari hidup orang lain karena keburukannya, maka berhati-hatilah karena bisa saja suatu saat kamu berada di posisinya dan diperlakukan sama seperti kamu memperlakukan dia saat ini. Roda kehidupan pasti berputar, kadang di atas dan kadang juga di bawah.

2. Jangan menyakiti jika tidak ingin disakiti

pexels.com/VisionPic .net

Sebelumnya telah disebutkan bahwa hukum karma pastilah berlaku. Kamu pasti lupa bahwa di atas langit masih ada langit. Jika saat ini kamu sedang menginjak-injak harga diri seseorang yang berada di bawahmu, maka kemungkinan kamu akan mengalami hal yang sama di kemudian hari.

Tutup mulut merupakan hal sepele yang dampaknya cukup besar dalam kehidupan. Kamu kan pasti pernah mengetahui sebuah istilah talk less do more, bukan? Jika iya, maka praktikkan hal itu dan kebahagiaan sejati pasti akan kamu raih. 

3. Bisa saja orang lain menjadi stres karena omongan burukmu

pexels.com/Kat Jayne

Tida sadarkah kamu bahwa setiap orang itu memiliki kapasistas hati yang berbeda-beda? Jika tak percaya, cobalah tengok teman-teman di sekitarmu yang biasanya kamu dengarkan segala keluh kesahnya. Pernahkah kamu membayangkan jika dia tiba-tiba stres ketika kamu mengolok-oloknya?

Jika hal tersebut terjadi, maka semuanya akan semakin buruk. Apakah kamu setega itu untuk melakukannya demi keuntunganmu sendiri? Lalu, apakah kamu tega juga jika kerabat dekatmu diperlakukan seperti itu terhadap orang yang memiliki watak sama denganmu? Tidak, bukan? Oleh karena itu, hargailah pilihan hidup orang lain.

4. Kebanyakan orang tak suka dengan orang yang senang bergosip

pexels.com/craig adderley

Jika banyak orang yang suka bergosip, maka tidak dimungkiri pula pasti banyak orang yang kontra dan sangat tak suka dengan orang yang hobinya menggosip. Ingatlah bahwa pada hakikatnya manusia adalah makhluk sosial karena membutuhkan bantuan orang lain.

Jika banyak orang yang kamu buat jengkel oleh perlakuanmu, maka akan semakin sedikit orang-orang yang dapat membantumu di kala kesusahan. Ingatlah bahwa memiliki banyak musuh itu tidaklah enak. Hiduplah seperti pada orang-orang normal biasanya dan jangan mengusik.

5. Hanya buang-buang waktu

pexels.com/marius venter

Kamu pasti memiliki banyak mimpi untuk dapat direalisasikan. Mimpi akan bisa tergapai jika kamu memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh. Semua orang pasti tidak akan tau sampai berapa lama mereka akan bertahan hidup.

Apakah kamu tega dengan dirimu sendiri yang tidak bisa meraih mimpinya karena keduluan ajal yang menjemputmu? Jangan buang-buang waktu karena hal itu hanya menghambat terealisasinya mimpimu. Suka mengomentari hidup orang lain merupakan salah satu contoh hal yang sangat membuang-buang waktu.

Itulah kelima alasan logis mengapa kamu tak boleh suka mengomentari hidup orang lain. Standar kebahagiaan setiap orang pastilah berbeda. Fokuslah pada dirimu sendiri jika kamu ingin merasakan kebahagiaan abadi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team