5 Alasan Kenapa Suami Menyukai Istri yang Tidak Bekerja, Gak Cuma Ego!

Sebelum melanjutkan level hidup selanjutnya, banyak rencana pasangan yang disusun agar masa depannya terarah dengan baik. Setiap pasangan tentunya mempunyai cita-cita yang sangat besar demi keberhasilan membangun rumah tangganya, apalagi jika nanti hadirnya sang buah hati yang akan melengkapi hidup mereka.
Termasuk dalam mencari nafkah, baik suami atau istri bebas untuk memutuskan apakah si suami yang maju bekerja atau keduanya. Tapi, tak sedikit suami yang menginginkan istrinya untuk tidak bekerja. Banyak faktor yang membuat suami ingin menjadi pencari nafkah tunggal, bukan karena ego juga tapi karena kepuasan batinnya sendiri serta tanggung jawab.
1. Ego yang melekat bahwa yang mencari nafkah hanya suami, istri tugasnya mengurus rumah tangga saja

Laki-laki biasanya mempunyai ego yang besar dalam peran sebagai suami. Apalagi dalam mencari nafkah untuk keluarga. Sebagai suami yang bertanggung jawab, ia akan mengambil bagian penuh dalam memberikan nafkah bagi anak dan istrinya hingga kecukupan mereka terpenuhi.
2. Suami ingin saat pulang bekerja ada yang mengurusnya dengan baik

Saat pulang bekerja, suami inginnya dimanja dan diurus istrinya dengan baik. Manusiawi sih, ya namanya sehabis lelahnya mencari nafkah melihat ada istri di rumah betapa senangnya, apalagi disambut anak-anak yang lucu. Hal itulah yang membuat semangat si suami lebih giat lagi mencari nafkah.
3. Meninggalkan dengan tenang saat bekerja karena anak ada yang menjaga dengan baik

Perasaan yang tenang akan timbul jika suami meninggalan anak bersama ibunya. Meskipun banyak cara untuk memberi peluang pengasuh untuk diperbantukan, rasanya si suami ingin anaknya diperhatikan langsung oleh ibunya sendiri.
4. Tidak mau istrinya kelelahan, mengurus rumah tangga juga dan mencari nafkah juga

Cukup suami yang lelah keluar rumah mencari nafkah. Istri tugasnya mengurus rumah tangga di rumah. Hal ini terdengar konvensional, ya? Tapi, memang banyak suami yang ingin agar istrinya tidak memikirkan dengan pelik tentang pencarian nafkah. Meski pada akhirnya, suami juga membebaskan kegiatan apa saja yang bisa membuat istrinya senang selama berada di rumah. Banyak cara, bukan?
5. Kepuasan batin tersendiri bahwa lebih tenang dan senang istri berdiam di rumah. Meski terbuka lebar kesempatan apapun untuk beraktivitas yang produktif agar tak jenuh

Suami yang ingin istrinya berdiam di rumah, rasanya punya kepuasan batin tersendiri. Baginya, istri adalah madrasah bagi anaknya dan lebih tenang jika meninggalkannya di rumah dengan penuh keceriaannya. Apalagi sang suami tak mengekang apapun kegiatan istri selama di rumah. Mempersilakan berkarya apa saja agar tak jenuh dengan rutinitas, tentunya agar selalu tetap produktif.
Begitulah alasannya, girls! Jadi, syukurilah jika suamimu ingin kamu berdiam di rumah dan tidak bekerja. Kamu sebagai istri pun jangan lantas underestimate tentang hal ini. Jadikan bahwa hidup ini dinamis dan kamu harus bangga bahwa sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga bisa tetap berkarya apa saja, meski dari rumah.
Semangat untuk para suami dan istri di manapun berada. Kebahagiaan kalian adalah kalian sendiri yang menciptakannya, bukan orang lain.


















