Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
pexels/Eneida Nieves
pexels/Eneida Nieves

Status kamu saat ini mahasiswa? Wah, nggak heran, deh, kalau kamu pernah berurusan dengan dosen hingga harus mengirim pesan personal langsung kepada mereka.

Nah, untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan dan agar kamu tak kehilangan image baik di mata dosenmu. Ada hal-hal penting yang perlu kamu perhatikan saat mengirim pesan kepada mereka, lho. Apa aja sih? Yuk, langsung aja simak tips-tipsnya di bawah ini!

1. Selalu awali pesan dengan salam terlebih dahulu

pexels/Aphiwat Chuangchoem

Sebelum menjelaskan kebutuhan atau urusanmu dengan dosen yang bersangkutan, kamu wajib mengawali pesanmu dengan salam terlebih dahulu. Ini merupakan etika dasar dalam berkomunikasi yang harus kamu terapkan di dalam kehidupan sehari-hari.

Terlebih lagi kamu akan mengirim pesan kepada dosenmu yang merupakan orang yang kamu hormati, serta memiliki otoritas untuk menilai sikap dan perilakumu termasuk cara kamu dalam berkomunikasi.

2. Usahakan untuk menggunakan bahasa baku yang sopan dan santun

pexels/Bruce Mars

Ini salah satu hal yang juga penting untuk kamu terapkan apabila ingin berhasil dalam berkirim pesan dengan dosenmu. Jangan gunakan bahasa sehari-hari yang informal, seperti misalnya kata ga atau nggak, ntar, kalo, dan lain sebagainya.

Kamu mesti ingat bahwa etika berbahasa melalui pesan teks dengan dosen tidak bisa disamakan ketika kamu berkirim pesan dengan teman atau keluarga dekatmu. Dijamin deh, dosenmu akan merasa senang karena kesopanan yang kamu tunjukkan.

3. Buat isi pesanmu singkat, padat, dan jelas

pexels/Roman Pohorecki

Dosenmu pasti biasa menerima banyak pesan dalam sehari, entah itu mengenai urusan pekerjaan atau yang lainnya. Nah, sebelum kamu membuat dosenmu semakin kesal karena pesan teksmu yang panjang dan bikin pusing tujuh keliling, kamu perlu memastikan kalau isi pesanmu bisa tersampaikan dengan baik.

Agar tidak bertele-tele, sampaikan inti pesanmu dengan singkat, padat, dan jelas. Kalau sudah begitu, dosenmu tidak akan malas untuk membaca pesanmu, deh.

4. Hindari menyingkat untaian kata di dalam pesan teksmu

pexels/Duong Nhan

Selain menggunakan bahasa baku, penting juga bagi kamu untuk selalu memperhatikan setiap kata yang akan kamu kirim kepada dosen. Kalau kamu menggunakan kata-kata yang disingkat seperti misalnya yg, hrs, atau tp, ada kemungkinan dosenmu berpikir kalau kamu malas atau bahkan tidak niat mengetik.

Hal ini pun bisa membuat dosen merasa malas untuk membaca keseluruhan pesanmu. Jadi jangan coba-coba, ya!

5.Hindari mengirim pesan terlalu pagi atau terlalu larut malam

pexels/Daria Shevtsova

Setelah bekerja seharian, dosenmu tentu ingin beristirahat dengan tenang tanpa gangguan soal pekerjaan. Sebagai mahasiswa dari dosenmu, tentu kamu masih merupakan bagian dari pekerjaan mereka.

Meskipun penting, usahakan sebisa mungkin untuk tidak menghubungi mereka terlalu pagi atau terlalu larut malam. Kalau nanti mereka merasa waktu istirahat mereka terganggu karena pesanmu, bisa-bisa pesanmu gak bakal digubris sama sekali, lho.

6. Selalu ucapkan terima kasih di akhir pembicaraan

pixabay/nastya_gepp

Hal ini memang kelihatannya sepele, namun kalau sampai terlupa bisa gawat, lho. Tak peduli apa pun balasan dosen atas pesan yang kamu kirimkan, jangan lupa untuk selalu mengucapkan terima kasih.

Mungkin memang terkadang balasan yang dosen berikan tidak sesuai dengan ekspektasimu, tapi mereka akan merasa sangat dihargai kalau kamu selalu mengucapkan terima kasih. Kemungkinan mereka untuk mengabaikan pesan yang kamu kirim pun akan semakin kecil. Bisa tenang, deh!

Nah, itulah ke 6 aturan tak tertulis yang harus kamu perhatikan dan pahami sebelum mengirim pesan kepada dosenmu. Jangan lupakan hal-hal di atas ya, meskipun terlihat sepele, dosenmu pasti akan merasa terkesan dengan etika yang kamu tunjukkan dalam berkomunikasi melalui pesan teks. Sekarang udah nggak takut lagi buat mengirim pesan ke dosenmu, kan?

Editorial Team

EditorQA IDN