Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ciptakan Indonesia Bebas Plastik, Ini 6 Barang Wajib Selalu Dibawa

Ciptakan Indonesia Bebas Plastik, Ini 6 Barang Wajib Selalu Dibawa
pexels.com/Francesco Paggiaro
Share Article

Indonesia telah dinobatkan sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia. Plastik ini tidak hanya merusak lingkungan kita, tetapi juga membawa dampak buruk bagi ekosistem khususnya makhluk hidup di laut. Hal ini membuat semakin banyak orang yang mengkampanyekan gaya hidup yang bebas plastik.

Untuk membantu Indonesia agar tidak lagi menjadi penyumbang sampah plastik, kali ini penulis akan membagikan 6 barang yang jika kamu bawa setiap hari dapat membantu mengurangi penggunaan plastik kita. Apa sajakah itu? Berikut adalah ulasannya untuk kamu!

  1. 1. Sedotan stainless steel

    millennialcurrency.com
    millennialcurrency.com

    Seperti namanya, sedotan ini terbuat dari bahanstainlessĀ steelĀ yang bisa dicuci ulang setiap kali akan digunakan. Penggunaan sedotan ini akan membuatmu tidak perlu lagi menggunakan sedotan plastik saat minum sehingga penggunaan sedotan plastik pun bisa berkurang banyak.

  2. 2. Botol minum

    innovationdrivedental.com
    innovationdrivedental.com

    Dengan membawa botol minum sendiri, kamu tidak perlu lagi membeli air minum kemasan plastik yang menjadi salah satu penyumbang terbesar sampah plastik kita. Selain lebih itu, kamu juga bisa lebih menghemat pengeluaran karena kamu sudah membawa air minum sendiri dari rumah.

  3. 3. Tote bag

    theconversation.com
    theconversation.com

    Kelebihan dariĀ tote bagĀ adalah bentuknya yang minimalis, bisa dilipat, dan ringan. Kamu jadi bisa memasukkannya dengan mudah ke dalam tas dan digunakan untuk membawa barang belanjaan kamu. Hal ini membuatmu tidak perlu lagi menggunakan kantong plastik yang biasanya disediakan oleh swalayan dan penjual.

  4. 4. Kotak makan

    Pexels/ Ella Olsson
    Pexels/ Ella Olsson

    Ketika kamu membungkus makanan yang kamu beli, biasanya makanan tersebut akan dibungkus dalam kemasan plastik atauĀ styrofoam.Ā Bagaimana jika sekarang kamu berinisiatif membawa kotak makanan sendiri agar tidak perlu lagi menggunakan kemasan plastik yang disediakan oleh si penjual?

    Hal ini mungkin terlihat repot, tetapi kamu bisa saja menginspirasi teman-temanmu untuk melakukan hal yang sama sehingga dampak yang dihasilkan pun akan menjadi lebih besar. Ingatlah bahwa hal besar selalu dimulai dari hal kecil, lho.

  5. 5. Peralatan makan

    patagoniaprovisions.com
    patagoniaprovisions.com

    Sama seperti kotak makan, daripada menggunakan sendok atau garpu plastik yang disediakan oleh penjual alangkah baiknya jika kamu membawa peralatan makanmu sendiri. Jika kamu merasa repot membawa peralatan makan sendiri, sekarang sudah banyak dijual paket peralatan makan yang mudah dibawa sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak melakukannya.

  6. 6. Food pouch

    nymag.com
    nymag.com

    Jika kamu ingin membawa snack dari rumah tetapi tidak mau membawa kotak makan karena merasa repot dan terlalu besar, kamu bisa menggunakanĀ food pouch. Benda ini menyerupai kantong terbuat dari plastik food grade yang bisa dicuci ulang dan sangat cocok digunakan untuk membawa makanan ringan seperti biskuit, buah-buahan, dsb.

    PenggunaanĀ food pouchĀ ini lebih praktis karena mudah untuk dibuka-tutup sehingga kamu pun bisa mengemil sambil berjalan dengan praktis. Beberapa food pouch bahkan menyediakan zipper yang membuat kualitas cemilan milikmu akan selalu terjaga.

    Nah, jadi itulah 6 barang yang jika kamu bawa setiap hari maka bisa sangat membantu mengurangi jumlah pemakaian plastik kita. Setiap tindakan besar bermula dari tindakan kecil, jadi mulailah sekarang dan jagalah Bumi kita agar terhindar dari plastik yang mengancam.

    Kamu sudah mulai menerapkan yang mana, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Deny Hung
EditorDeny Hung