Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

8 Ide Desain Pagar Rumah yang Anti Mainstream

arsitag.com
arsitag.com

Pada umumnya, pagar berfungsi sebagai pembatas atau pengaman rumah. Namun seiring waktu, fungsinya terus berkembang. Di antaranya untuk menambah keindahan fasad atau eksterior, meningkatkan privasi di dalam rumah, hingga pelengkap dekorasi taman.

Selain pilihan desain pagar yang beragam, kamu juga perlu mempertimbangkan material bahan yang akan digunakan. Apakah material besi, kayu, semen, beton, bata, maupun kombinasinya. Seperti delapan desain pagar dan dinding pembatas yang anti mainstream berikut ini.

1. Pagar dan dinding batu palimanan

arsitag.com
arsitag.com

Batu palimanan adalah jenis batu pasir atau sandstone dengan tiga macam pilihan warna yaitu putih, keemasan, dan krem. Selain itu, tersedia juga beragam finishing untuk permukaannya. Jika kamu ingin menggunakannya untuk pagar rumah klasik, gunakan batu palimanan dengan finishing kasar.

2, Pagar dan dinding besi bermotif

arsitag.com
arsitag.com

Kebanyakan rumah minimalis menggunakan besi dengan motif garis vertikal. Namun, jika kamu menginginkan hal yang anti mainstream, kamu bisa menggunakan motif yang lain. Seperti pola kotak dan bentuk geometri yang berbeda.

3. Pagar dan dinding dengan tanaman rambat

arsitag.com
arsitag.com

Selain sebagai pembatas dan pengaman, pagar bisa menjadi pelengkap dekorasi taman. Salah satu contohnya adalah dengan menambahkan lampu taman pada bagian ujung pagar atau menanam tanaman rambat di atasnya. Dinding dengan tanaman rambat seperti ini mengurangi kesan dingin dan menyulapnya menjadi segar dan adem.

4. Pagar dan dinding rooster

arsitag.com
arsitag.com

Fungsi utama dari dinding rooster sebenarnya adalah untuk menciptakan sirkulasi udara yang baik di dalam ruangan. Namun, karena memiliki tampilan yang unik, kamu juga boleh menggunakan dinding rooster sebagai pagar rumah. Polanya yang beragam dan unik bisa menjadi ciri khas khusus untuk rumahmu.

5. Pagar dan dinding batu sungai

arsitag.com
arsitag.com

Untuk kamu yang memiliki rumah bergaya industrial atau tradisional, tentunya kamu akan lebih memilih menggunakan material-material yang unfinished. Oleh karena itu, pagar atau dinding yang ditempeli batu-batuan sungai akan sangat cocok untuk rumahmu. Unik sekali, bukan?

6. Pagar dan dinding penuh tanaman

arsitag.com
arsitag.com

Selain menggunakan tanaman rambat, kamu juga bisa menanam tanaman tegak tepat di depan pagar rumah. Akan lebih indah jika tanaman tersebut sampai menutupi seluruh bagian pagar. Seolah-solah rumahmu tidak memiliki pagar dan hanya dikelilingi oleh pepohonan saja. Kamu bisa menyebutnya sebagai pagar hidup.

7. Pagar dan dinding konsep split level

arsitag.com
arsitag.com

Untuk rumah dengan konsep split level, jangan khawatir pagar rumah tidak berfungsi dengan baik karena adanya perbedaan ketinggian yang tidak signifikan. Namun, cobalah untuk menciptakan dinding berupa tanah miring yang ditanami rumput, mirip seperti bukit kecil.

8. Pagar dan dinding batu bata ekspos

arsitag.com
arsitag.com

Ide pagar dan dinding yang terakhir yaitu menggunakan batu bata ekspos. Material ini memang identik digunakan pada rumah industrial dan tradisional. Namun, dengan modifikasi teknik pemasangan batu bata, serta dikombinasikan bersama tembok rendah unfinished, menampilkan pagar rumah minimalis yang modern.

Hal yang tidak kalah penting untuk dipertimbangkan adalah penentuan bagian yang ingin dibuat permanen atau pagar buka-tutup sebagai akses keluar-masuk. Jangan sampai desain pagarmu justru menghalangi tema rumah yang ingin kamu sampaikan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Arsitag.com
EditorArsitag.com
Follow Us

Latest in Life

See More

Sit eiusmod minim voluptas assumenda commodi magni culpa sit harum

19 Jan 2026, 16:20 WIBLife