Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Frame Demi Frame: Kami Menganalisa Foto-foto Pertemuan Obama dan Trump

Frame Demi Frame: Kami Menganalisa Foto-foto Pertemuan Obama dan Trump
Share Article

Canggung, mungkin itulah kata yang pantas menggambarkan pertemuan pertama Presiden Amerika Serikat terpilih, Donald Trump, dengan pendahulunya, Barrack Obama. Mereka "terpaksa" bertemu karena tradisi. Di Amerika, sudah menjadi sebuah kebiasaan bahwa Presiden terpilih harus segera melakukan pertemuan dengan Presiden yang akan ia gantikan. Hasilnya, mimik wajah keduanya terlihat aneh. 

Seperi diketahui, Trump dan Obama merupakan dua orang kerap saling sindir di media. Trump, pernah menyebut Obama tak pantas memimpin Amerika karena menduga dia lahir di luar negeri. Sebaliknya, Obama menilai Trump tak layak menjadi Presiden karena tak memiliki kemampuan. Seperti dikutip dari Independent.co.uk, berikut jepretan kamera yang berhasil mengabadikan momen paling awkward  tersebut.  

Seperti terpaksa berjabat tangan.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161112/obama-trump-1-09b5f9c290684424d23abf13c493d881.jpg

Dengan tak saling bertatap mata, kedua pemimpin ini berjabat tangan.

Mereka menghindari kontak mata.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161112/obama-trump-2-6906e560e00b36c5a878f3dc028a012a.jpg

Saat Obama coba mengarahkan pandangannya ke wajah Trump, sang Presiden terpilih malah merem melek. 

Saat Obama berbicara, Trump nampak cemberut.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161112/obama-trump-3-b01330deedc9886c744c2fb12874666f.jpg

Entah apa yang ada dalam benak Trump, ketika Obama berbicara pada wartawan, mukanya malah terlihat masam sambil menatap sesuatu di langit-langit istana. Mungkin cicak atau kecoa. 

Pandangan mata tak fokus seperti ingin segera menyudahi pertemuan.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161112/obama-trump-4-6efc4cf450d87171bc431ed7532c738d.jpg

Sudah pernah sowan ke rumah calon mertua? Situasi yang ada akan membentuk cara duduk seperti ini. Ingin cepat pulang dan menyudahinya!

Senyum yang terpaksa.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161112/obama-trump-7-b92e41f429d7240082352df8cbe112fb.jpg

Agar pertemuan ini terlihat lebih manis, kedua pemimpin menambahkan sedikit senyum. Tapi maksa!

Bukan bahagia, senyum Trump lebih terlihat sebagai ekspresi gelisah.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20161112/obama-trump-8-a60ea65e3eea3529b9cc10dd5eaaf827.jpg

Bahkan hingga pertemuan akan berakhir, raut wajah kedua pemimpin terlihat masih aneh. Dengan cara senyum seperti ini, coba tebak apa yang dirasakan oleh Trump.

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Related Articles

See More

Ipsam dolorem sed molestiae et nisi est a voluptates

20 Mei 2026, 16:54 WIBHype
ferf

ferf

18 Mei 2026, 15:24 WIBHype
Artikel coba buat

Artikel coba buat

14 Apr 2026, 13:11 WIBHype
Artikel baru ada pollingnya

Artikel baru ada pollingnya

13 Apr 2026, 09:11 WIBHype
scenario 3

scenario 3

01 Apr 2026, 11:55 WIBHype
scenario 2

scenario 2

01 Apr 2026, 11:53 WIBHype
scenario 1

scenario 1

01 Apr 2026, 11:52 WIBHype
My FAQ Article - Automation

My FAQ Article - Automation

04 Mar 2026, 15:32 WIBHype
My FAQ Article - Automation

My FAQ Article - Automation

03 Mar 2026, 15:54 WIBHype
My FAQ Article - Automation

My FAQ Article - Automation

03 Mar 2026, 15:35 WIBHype
My FAQ Article - Automation

My FAQ Article - Automation

03 Mar 2026, 15:29 WIBHype
My FAQ Article - Automation

My FAQ Article - Automation

03 Mar 2026, 15:26 WIBHype
My Movie Review - Automation

My Movie Review - Automation

27 Feb 2026, 08:52 WIBHype
My Movie Review - Automation

My Movie Review - Automation

26 Feb 2026, 16:08 WIBHype