Review Series Wonder Man, Kisah Superhero tanpa Pamer Kekuatan Super

- Dua episode awal Wonder Man menampilkan tempo lambat, fokus pada kehidupan Simon Williams yang berantakan dan penuh kegagalan kecil tanpa konflik besar khas superhero.
- Latar Hollywood digambarkan banal dengan konflik personal seperti pemecatan dan hubungan retak, menciptakan nuansa intim serta membumi dibanding ancaman global.
- Episode kedua menghadirkan humor meta dan pertemuan penting dengan Trevor Slattery, memperkuat karakter lewat dialog tajam meski aksi tetap minimalis.
Dua episode pembuka Wonder Man berjalan dengan tempo yang sengaja ditahan. Serial ini tidak terburu-buru memancing penonton dengan konflik besar, melainkan mengajak masuk ke kehidupan Simon Williams yang berantakan, canggung, dan penuh kegagalan kecil. Pendekatan ini mungkin terasa sepi bagi penonton Marvel konvensional, tapi justru di sinilah fondasi emosionalnya dibangun.
Episode pertama fokus memperkenalkan dunia: Hollywood yang banal, aktor-aktor putus asa, dan rutinitas audisi yang mematahkan harga diri. Konflik hadir dalam skala personal seperti pemecatan, hubungan yang retak, dan rasa tidak diakui, bukan dalam bentuk ancaman global. Cerita terasa intim dan membumi.
Episode kedua mulai menyelipkan humor meta dan ironi khas Marvel, tapi tetap menjaga jarak dari aksi berlebihan. Pertemuan Simon dengan Trevor Slattery bukan sekadar cameo nostalgia, melainkan titik balik dramatis yang terasa alami. Penulisan dialog menjadi kekuatan utama di fase ini.
Secara keseluruhan, awal musim dinilai solid secara karakter, meski ritmenya sengaja lambat. Cerita belum meledak, tapi sudah jelas ke mana arah emosionalnya dibawa.
Synopsis
Seorang puteri Amazon datang ke dunia para laki-laki di tengah perang besar untuk membantu mereka menghentikannya.
| Producer | Zack Snyder, Charles Roven, Richard Suckle, Deborah Snyder |
| Writer | Allan Heinberg |
| Age Rating | 18+ |
| Genre | Aksi, Petualangan, Fantasi |
| Duration | 141 Minutes |
| Release Date | 30-05-2017 |
| Theme | island, hero, strong woman, world war i, empowerment, superhero, feminism, greek mythology, based on comic, female protagonist, period drama, super power, heroine, woman director, female empowerment, 1910s, dc extended universe (dceu) |
| Production House | Atlas Entertainment, Cruel & Unusual Films, DC Films, Warner Bros. Pictures |
| Where to Watch | Catchplay |
| Cast | Gal Gadot, Chris Pine, Connie Nielsen, Robin Wright, Danny Huston |




.png)











