Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

ostomy.org
ostomy.org

Sebagai hak pribadi, kamu bisa bercinta kapan pun yang kamu mau, tak peduli pagi, siang, atau malam. Namun dalam kondisi tertentu seperti berikut ini, ada baiknya kamu untuk menunda dulu melakukan hubungan intim dengan suami agar tak justru berbalik menyerang kesehatan dan kenyamanan diri sendiri baik fisik maupun mental.

1. Memiliki ISK

medicalnewstoday.com

Menurut Diana Rodriguez di Everyday Health, kamu perlu menunggu untuk bercinta sampai menyelesaikan konsumsi antibiotik dan tak lagi mengalami gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK) selama dua minggu. Pasalnya selain membuat seks jadi kurang nyaman, kamu bisa menularkan penyakit ini kepada pasangan serta memperparah kondisi diri sendiri.

2. Baru saja melahirkan

proxy.test.lux-camp.de

Sesungguhnya, tak ada batasan khusus kapan kamu boleh kembali bercinta setelah melahirkan. Namun, Mayo Clinic merekomendasikan empat hingga enam minggu pascapersalinan untuk menikmati sesi intim bersama suami. Bila tidak, kemungkinan berbagai komplikasi dan proses penyembuhan dapat terganggu.

3. Mengalami infeksi ragi

aidsmap.com

Sama seperti ISK, infeksi ragi pada dasarnya bukanlah penyakit seksual menular. Meski demikian, bercinta saat kamu masih belum sembuh dari kondisi ini akan membuat seks jadi menyakitkan dan memperparah infeksi. Berpuasalah sejenak dan fokus untuk menghilangkan penyakit ini menggunakan obat yang diberikan dokter.

4. Setelah melakukan bikini wax

misscoty.com

Kamu mungkin akan merasa seksi dan tak sabar untuk segera bercinta setelah melakukan bikini waxing. Sayangnya, waxing justru membuat kulit menjadi sensitif. Setidaknya, tunggulah hingga 24 jam setelah kamu menghilangkan rambut-rambut halus di area genital jika ingin melakukan seks.

5. Hamil dengan kondisi tertentu

kveller.com

Secara umum, bercinta saat hamil bukanlah sebuah isu sebab janin dilindungi oleh ketuban. Namun menurut Dr. Laura Riley dari Parents.com, ada beberapa kondisi yang dapat membahayakan perlindungan tersebut seperti beberapa jenis penyakit menular seksual, histori persalinan prematur, dan sebagainya. Karena itu, bijaknya konsultasikan dulu kepada dokter mengenai risiko dan peluangmu untuk tetap dapat bercinta selagi masa kehamilan.

6. Untuk menghindari konflik

katchsilva.com

Pendidik seks profesional Domina Franco mengamini bahwa mengiyakan ajakan seks hanya untuk menghindari konflik adalah keputusan yang sangat buruk. Seks tidak semestinya dilakukan oleh dasar paksaan dan persetujuan untuk melakukannya haruslah diberikan dengan cuma-cuma tanpa beban.

7. Tanpa proteksi sebelum tes pap smear

health.sunnybrook.ca

Bila sudah merencanakan tes pap smear, pastikan dalam waktu 48 jam sebelum hari-H bercinta dilakukan dengan pengaman. Pasalnya, air mani dapat mengganggu hasil evaluasi sebagaimana yang disampaikan Jessica Shepherd MD, asisten profesor OB/GYN Illinois College of Medicine

Seberapa besar pun hasrat yang kamu miliki untuk bercinta, ingatlah bahwa kamu juga perlu untuk menjaga kesehatan. Tanpa bermaksud untuk mengatur kehidupan privasimu, setidaknya berpuasalah sejenak untuk bercinta bila kamu mengalami hal-hal di atas, ya.

Editorial Team