Penularan infeksi bisa terjadi dalam berbagai macam bentuk saat berhubungan seks. Lebih khususnya, penularan oral tinja terjadi ketika partikel infektan (patogen) dari tinja tertelan melalui mulut.
Patogen ini dapat berupa bakteri, virus, atau parasit. Ada beberapa aktivitas seksual yang diketahui bisa memungkinkan ini terjadi, salah satunya adalah rimming. Kegiatan ini dilakukan baik oleh pasangan heteroseksual maupun homoseksual, sebagai preferensi teknik di tengah bercinta.
Ada yang sangat menyukai rimming, ada juga yang sangat membencinya. Sebenarnya apa itu rimming? Kenapa aktivitas rimming bisa sangat berisiko? Jika memang sangat berisiko, adakah aktivitas seksual pengganti yang sama nikmatnya? Dilansir dari berbagai sumber, ketahui ulasan selengkapnya di sini!
