Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Penyebab Kamu Telat Haid, Bukan karena Hamil tapi Tetaplah Waspada

7 Penyebab Kamu Telat Haid, Bukan karena Hamil tapi Tetaplah Waspada
myweightwatchersrecipes.club
Share Article

Terlambat menstruasi adalah kondisi di mana ada salah satu atau lebih siklus menstruasi yang terlewat. Namun, kondisi ini terjadi bukan hanya sekadar pertanda jika kamu sedang hamil saja.

Sebab, siklus menstruasi yang tidak teratur ini sebenarnya merupakan kondisi normal yang sering terjadi ketika wanita baru pertama mengalami menstruasi atau ketika mereka akan memasuki masa menopause. Lalu, apa saja hal yang bisa menyebabkan menstruasi terlambat? Simak informasi lengkapnya berikut ini.

  1. 1. Masalah berat badan

    magzter.com
    magzter.com

    Berat badan ternyata dapat memengaruhi hipotalamus, yaitu kelenjar di dalam otak yang memiliki peranan untuk mengatur berbagai proses dalam tubuh, termasuk siklus menstruasi setiap bulannya. Oleh karena itu, penurunan berat badan yang drastis dapat menghambat produksi hormon estrogen.

    Tidak hanya itu, mengalami kelebihan berat badan juga akan membuat produksi hormon estrogen bertambah banyak dan memengaruhi proses ovulasi. Akibatnya, siklus menstruasi setiap bulannya akan mengalami gangguan.

  2. 2. Stres

    livescience.com
    livescience.com

    Selain tanda kehamilan, stres juga bisa menjadi salah satu penyebab kamu mengalami keterlambatan menstruasi. Hal ini karena tubuh yang sedang stres akan memproduksi hormon kortisol berlebihan. Akibatnya, bagian otak yang berperan untuk mengatur menstruasi akan terpengaruh dan menyebabkan siklus menstruasi menjadi terlambat, menyakitkan, lebih awal, atau tidak terjadi sama sekali.

  3. 3. PCOS

    acpinternist.org
    acpinternist.org

    PCOS atauĀ Polycystic Ovary SymptomĀ adalah kondisi di mana tubuh mengalami kelainan hormon dan sistem metabolisme sehingga fungsi indung telur mengalami gangguan. Meski penyebab dari kondisi ini belum diketahui secara pasti, akan tetapi PCOS bisa menjadi salah satu penyebab menstruasi terlambat atau bahkan tidak terjadi menstruasi sama sekali. Selain itu, PCOS juga dapat memengaruhi tingkat kesuburan wanita.

  4. 4. Minum pil KB

    flo.health
    flo.health

    Minum pil KB secara rutin ternyata dapat memengaruhi perubahan siklus menstruasi. Hal ini karena pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur menghasilkan sel telur. Selain itu, meskipun tidak meminumnya secara rutin pil KB juga masih tetap memengaruhi perubahan siklus menstruasi.Ā 

  5. 5. Adanya masalah pada tiroid

    familydoctor.org
    familydoctor.org

    Kelenjar tiroid yang terlalu aktif maupun tidak aktif dapat menjadi salah satu penyebab kamu mengalami terlambat menstruasi. Hal ini karena tiroid berfungsi untuk mengatur sistem metabolisme tubuh, sehingga kadar hormon juga dapat terpengaruh. Meski begitu, masalah tiroid ini dapat diatasi dengan pengobatan yang rutin.

  6. 6. Diabetes

    consumeraffairs.com
    consumeraffairs.com

    Jika kamu mengalami diabetes dan terlambat datang bulan, bisa jadi hal tersebut menjadi penyebabnya lho. Hal ini karena gula darah yang tidak stabil memiliki kaitan erat dengan perubahan hormon. Oleh karena itu, diabetes yang tidak terkendali dengan baik dapat mengakibatkan siklus menstruasi yang tidak teratur.

  7. 7. Adanya penyakit celiac

    draxe.com
    draxe.com

    Sama halnya dengan diabetes, celiac merupakan penyakit autoimun yang terjadi akibat mengonsumsi gluten. Kondisi ini dapat mengakibatkan tubuh tidak dapat menyerap berbagai nutrisi penting karena proses metabolisme terganggu akibat adanya kerusakan pada bagian usus halus. Nah, terganggunya proses penyerapan nutrisi ini bisa menjadi salah satu penyebab kamu telat menstruasi.

    Itu dia beberapa hal yang bisa menyebabkan kamu telat menstruasi. Meski bukan karena hamil ataupun menopause, beberapa hal di atas termasuk adanya penyakit berbahaya perlu kamu waspadai. Mulai dari sekarang lebih perhatikan pola hidup serta siklus menstruasi kamu ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More