Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

7 Hal Ini Terjadi pada Penis Setelah Berhubungan Seks sampai Klimaks

7 Hal Ini Terjadi pada Penis Setelah Berhubungan Seks sampai Klimaks
fstoppers.com
Share Article

Tubuh manusia memang diciptakan dengan begitu sempurna. Tak hanya membantumu melakukan berbagai aktivitas sehari-hari, tubuh juga mampu untuk memberikanmu kenikmatan fisik yang tak tertandingi.

Bicara soal kenikmatan fisik tentu begitu dekat kaitannya dengan seks. Kamu mungkin tidak benar-benar menyadari maupun peduli dengan apa yang terjadi pada tubuh saat bercinta. Namun, kamu mungkin agak tergelitik untuk tahu mengenai apa yang terjadi pada penis setelah melakukan hubungan seks.

1. Seks terdiri dari empat tahap

unsplash.com/kaitlynbaker
unsplash.com/kaitlynbaker

Tahap awal dalam hubungan seks dikenal dengan fase excitement, yakni saat tubuh mulai merespons gairah dan stimulasi. Fase kedua disebut sebagai plateau, sementara fase ketiga disebut dengan orgasme. Terakhir, kamu pun akan memasuki fase resolution, yakni saat tubuh mulai kembali ke kondisi sebelum excitement.

2. Fase resolusi merupakan kombinasi

bestlifeonline.com
bestlifeonline.com

Saat mengalami fase resolusi, kamu mengalami kombinasi fenomena antara hormon dan otot. Kompleksitas inilah yang juga menjadi alasan mengapa ronde kedua cenderung lebih mudah bagi wanita dibandingkan pria.

3. Ereksi berkurang

seks
seks

Setelah mengalami ejakulasi, penis akan kembali mengecil bahkan dalam waktu yang cukup singkat. Di sisi lain, otak melepaskan neurotransmitter untuk menenangkan tubuh, sehingga otot-otot pada organ menjadi relaks.

4. Aliran darah menyebar

unsplash.com/oceanswide
unsplash.com/oceanswide

Penis memiliki korpus kavernosum yang menjadi bagian pada jaringan ereksi yang berisi darah paling banyak saat kamu mengalami ereksi. Ketika terangsang, otot-otot pada area ini pun menjadi relaks sehingga memungkinkan darah untuk mengisi pembuluh di sana.

Nah, aliran yang terjadi secara terus menerus ini lantas menyebabkan ereksi. Begitu mencapai orgasme, otot-otot pada penis pun kembali berkontraksi sehingga darah mengalir keluar dan membuat penis kembali 'mengempis'.

5. Tidak dapat langsung kembali mengalami ereksi

lehmiller.com
lehmiller.com

Bila wanita dapat mengalami klimaks berkali-kali, tidak demikian dengan pria. Periode refrakter (periode saat pria harus menunggu untuk dapat kembali ereksi) setiap pria berbeda-beda dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya usia. Pria lebih muda bisa jadi kembali siap untuk ronde berikutnya setelah dua menit, sementara pria lebih tua bahkan bisa menunggu hingga keesokan harinya.

6. Ereksi tanpa orgasme mungkin terjadi

seks
seks

Seperti yang disebutkan, beberapa pria mungkin saja dapat kembali mengalami ereksi. Namun, hal ini tidak lantas menjadikannya dapat langsung mencapai klimaks.

7. Kadang kala, ada sedikit kendala yang mengganjal

seks
seks

Masih soal ereksi, ada lho kondisi saat darah yang 'terjebak' di batang penis menyebabkan pria mengalami ereksi. Istilah untuk menyebut keadaan ini adalah priapisme.

Penyebabnya dapat berupa kondisi medis tertentu, maupun cedera yang memengaruhi aliran darah penis. Priapisme sendiri dapat begitu nyeri dan membutuhkan atensi medis sesegera mungkin.

Nah, itulah yang terjadi penis setelah melakukan hubungan seksual. Ada hal yang baru kamu tahu?

Share Article
Topics
Editorial Team
Shelly Salfatira
EditorShelly Salfatira

Related Articles

See More

Poles Mobil Idealnya Berapa Kali Setahun? Biar Gak Mubazir

08 Jun 2026, 00:00 WIBHealth
Test notif artikel ke 6 rev

Test notif artikel ke 6 rev

07 Jan 2026, 13:18 WIBHealth
Coba artikel reviewed by

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
Artikel 42

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
Artikel 20

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
Artikel 5

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth