Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App

Age Verification

This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

Pexels.com/TaniaVdb
Pexels.com/TaniaVdb

Sunat ternyata tak hanya diwajibkan dalam agama Islam. Proses pembuangan kulup penis ini juga mempunyai dampak yang sangat baik untuk kesehatan penis itu sendiri. Kulup yang menutup penis yang tidak terbuang nantinya akan menjadi ruang untuk menumpuk bakteri serta kuman lainnya. Tak hanya itu, jika penis tak disunat ancaman berbagai penyakit kelamin juga akan menerpa.

Selain itu, sunat juga dapat menurunkan risiko penularan penyakit HIV sekitar 60% menurut penelitian yang dilakukan di Uganda dan Afrika Selatan. Seperti kita ketahui, HIV masih mencetak rekor penyumbang kematian yang cukup tinggi untuk kategori jenis penyakit kelamin yang ditularkan dari hubungan seksual.

Banyak manfaat sebenarnya jika penis melalui proses pemotongan kulup ini. Tak hanya bersih, bentuknya juga akan kokoh. Tak seperti sebelum disunat yang menggelambir bahkan kulupnya harus dibuka tutup layaknya memakai kaos kaki saat terjadi penetrasi. Yuk, makanya kenali lagi bagaimana sunat itu sangat penting bagi kehidupan seksualmu, ya!

1. Penis menjadi sensitif akan rangsangan

Pixabay.com/Stocksnap

Kepala penis adalah titik rangsang pria yang paling sensasional. Terbayang kan jadinya jika kulup penis tidak dibuang melalui proses sunat, kenikmatan seks akan berkurang adanya. Kulit kulup yang menghalangi kepala penis akan mengurangi sensasi rangsangan, jadi memang lebih baik disunat demi kepuasan seksualmu.

2. Memberikan kepuasan seksual bagi pasangan

Pixabay.com/Sasint

Kelebihan jika penis telah disunat tentunya tak hanya kamu sendiri yang merasakan kepuasan seksual, pasanganmu juga akan mendapatkan sensasi yang sama. Memberikan kepuasan seksual kepada pasangan adalah fitrah kamu sebagai seorang pria yang memberikan nafkah batin terhadap pasangannya.

3. Mengurangi penularan penyakit seksual

Pexels.com/EmmaWise

Tentunya, jika kulup kepala penis telah disunat, tidak ada ruang lagi dalam lipatan kulit penismu itu sendiri. Oleh karena, proses penyunatan akan membersihkan seluruh kulupnya. Jadi, penularan penyakit kelamin juga akan dicegah dengan baik. Selain itu, membersihkan penis juga menjadi saksama karena tidak kerepotan menarik ulur kulit kulupnya.

4. Bikin ribet, harus tarik kulup penis saat berhubungan seksual

Pixabay.com/niekverlaan

Jika tidak disunat, ribetnya nih bagi para pria jika saat berhubungan badan si kulup harus ditarik dahulu. Hal ini tentunya membuat repot, bukan? Sementara nafsu sudah menggebu-gebu, tapi si penis belum action untuk penetrasi karena masih terhalang kulup. Ngerinya nih, saat tarik ulur kulup ini akan menjadikan penismu lecet dan bahkan membuka kesempatan radang kulit, lho. 

5. Kebersihan penis terjaga dengan baik

Pixabay.com/deeds

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Setelah berhubungan seksual, membersihkan penis yang telah disunat pun rasanya lebih gampang dibandingkan dengan yang masih berkulup. Tentu saja, jika bersih peluang hinggapnya penyakit akan berkurang. Jadi, kembali lagi pikirkan dari segi kesehatannya ya!

Sirkumsisi atau sunat bukan hanya berdampak baik bagi kesehatan, ternyata hubungan seksual pun terpengaruh banyak juga dengan adanya proses sunat ini. Memuaskan kebutuhan seksual pasangan memang penting. Apalagi menikah tak cuma sebulan dua bulan, bukan? Tapi, untuk selamanya.

Mari melihat sisi baiknya karena sehat itu adalah modal yang paling utama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team