Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

    Age Verification

    This content is intended for users aged 18 and above. Please verify your age to proceed.

    10 Tanda Awal Kamu Mulai Masuki Masa Menopause, Wanita Wajib Tahu nih!
    health.harvard.edu

    Seiring bertambahnya usia, setiap wanita tentu akan memasuki masa menopause. Hal ini sudah pasti tidak dapat dihindari lagi.

    Meski demikian, gejala dan tandanya dapat kamu kenali sejak dini. Berikut ini beberapa tanda awal ketika wanita mulai menopause.

    1. Menstruasi tidak teratur

    modibodi.com

    Sebelum menstruasi benar-benar berhenti, wanita yang memasuki masa menopause akan mengalami perubahan siklus menstruasi. Selain itu, kamu juga bisa mendapati jumlah darah yang lebih banyak atau lebih sedikit saat menstruasi. Hal tersebut biasanya disebabkan karena adanya ketidakseimbangan hormon.

    2. Perubahan kulit dan rambut

    thelist.com

    Memasuki usia yang sudah tidak lagi muda tentunya juga akan memengaruhi penampilan tubuh secara fisik. Penurunan jaringan lemak pada tubuh saat mengalami penuaan dapat membuat kulit lebih kering dan tipis.

    Tidak hanya itu, rambut kamu juga akan lebih rapuh dan kering, bahkan mengalami kerusakan yang parah. Hal ini biasanya disebabkan oleh berkurangnya estrogen saat kamu memasuki masa menopause.

    3. Gairah seksual menurun

    medicalnewstoday.com

    Penurunan kadar estrogen pada tubuh nyatanya dapat memperlambat reaksi orgasme, dan memperlambat reaksi klitoris. Akibatnya, kamu akan mengalami penurunan gairah seksual yang diakibatkan oleh adanya rasa nyeri saat berhubungan.

    4. Perubahan mood

    belmarrahealth.com

    Perubahan mood pada seseorang merupakan hal yang wajar. Akan tetapi, bagi wanita yang sudah memasuki masa penuaan hal tersebut bisa menjadi tanda jika ia mulai mengalami menopause.

    Hal tersebut karena adanya perubahan hormon yang memengaruhi otak. Sehingga kamu akan mengalami gangguan seperti cepat marah, depresi, dan suasana hati yang mudah berubah.

    5. Sering buang air kecil

    healthxchange.sg

    Wanita yang masuk dalam masa pra-menopause biasanya akan kerap mengalami inkontinensia atau sering buang air kecil. Hal ini dikarenakan jaringan uretra dan otot pelvis mulai kehilangan elastisitasnya. Untuk itu hindari minuman beralkohol dan mulai lakukan senam kegel agar otot organ genitalmu tetap kencang.

    6. Infeksi saluran kemih

    belmarrahealth.com

    Keinginan untuk buang air kecil secara terus menerus yang tidak dapat ditahan ternyata dapat berakibat buruk bagi kesehatan Miss V. Sebab, penurunan kadar estrogen dalam tubuh juga dapat mengakibatkan organ genital lebih rentan terhadap infeksi. Dalam kondisi seperti ini, beberapa wanita akan mengalami sensasi panas seperti terbakar saat sedang buang air kecil.

    7. Berat badan bertambah

    medicalxpress.com

    Perubahan hormonan ternyata tidak hanya berpengaruh pada perubahan mood yang drastis. Hal tersebut juga dapat mengakibatkan berat badan bertambah terutama di bagian pinggang. Rendahnya tingkat estrogen membuat tubuh menjadi lebih lama dalam mempertahankan jumlah lemak.

    8. Hot flashes

    health.harvard.edu

    Hot flashes merupakan kondisi di mana kamu mengalami sensasi panas di beberapa bagian tubuh atau bahkan seluruhnya. Biasanya kondisi ini akan ditandai dengan wajah dan leher yang memerah dan berkeringat. Hot flashes dapat berlangsung antara 30 detik hingga 10 menit selama satu hingga dua tahun terakhir setelah menstruasi terakhir.

    9. Vagina mengering

    hiplatina.com

    Berkurangnya produksi estrogen dan progesteron juga berpengaruh pada kelembapan lapisan tipis yang melapisi dinding vagina. Akibatnya, vagina akan terasa kering dan menimbulkan rasa sakit saat berhubungan. Selain itu, beberapa wanita juga mengalami rasa gatal atau panas di bagian mulut wanita.

    10. Insomnia

    sachtimes.com

    Rasa nyeri yang ditimbulkan oleh beberapa gejala tertentu berakibat pada kurang nyamannya tubuh saat beristirahat. Oleh karena itu, banyak perempuan yang mengalami masalah tidur atau mempertahankan tidur selama masa menopause. Untuk itu, cobalah tidur teratur dengan menghindari makanan atau minuman yang dapat memengaruhi pola tidurmu.

    Tidak semua wanita tentunya mengalami gejala yang sama saat memasuki masa menopause. Untuk itu, tidak usah khawatir jika kamu sedikit berbeda dengan kebanyakan orang. Sebab, beberapa wanita pun dapat tidak mengalami gejala apapun saat memasuki masa menopause.

    Editorial Team

    Related Article