Yang Suka Traveling Hati-hati, 10 Penyakit Serius Ini Datang dari Alam

Liburan di alam adalah sesuatu yang menyegarkan. Di gunung, di pantai, di manapun yang penting di luar rumah. Kamu tahu sendiri bagaimana berada di luar ruangan itu menyehatkan, iya kan? Namun benarkah demikian?
Kenyataannya, banyak pula penyakit yang datang dari luar sana yang bisa membuatmu menderita. Dalam hal ini adalah ketika kamu berada di luar, namun kamu tak bersiap-siap dengan kondisi sekitar. Berikut ini adalah beberapa penyakit yang bisa kamu peroleh ketika berada di alam.
1. Giardia

Jangan pernah minum air alam yang tidak difilter, tidak peduli itu jernih ataupun bersih. Kamu bisa memasukkan parasit bernama Giardia yang mampu membuatmu sakit perut hingga diare dan bukan tidak mungkin membunuhmu.
2. Cryptosporidiosis

Satu lagi parasit yang datang dari alam. Parasit ini datang dari air dan bisa masuk ke tubuh dengan cara menelan air ketika berenang di danau. Penyakit yang dihasilkan adalah gangguan pencernaan.
3. Naegleria fowleri

Nama lainnya adalah amoeba pemakan otak. Mikroba yang ditemukan di perairan hangat ini mampu menyebabkan infeksi otak langka bernama Amebic meningoencephalitis dan kebanyakan penderitanya akan mati. Dari 1964 hingga 2014, ada 133 kasus di Amerika dan hanya tiga saja yang bertahan hidup.
4. Histoplasmosis

Jamur ini sering disebut penyakit goa lantaran disebabkan oleh kotoran kelelawar yang banyak ditemui di goa-goa. Dengan menghirup udara goa yang terdapat banyak kotoran tersebut, penyakit ini masuk ke dalam tubuh. Mengerikan karena ditemukan kasus serupa, namun datang dari kotoran ayam.
5. Demam lembah

Infeksi ini bisa terjadi jika orang-orang menghirup jamur yang tergolong dalam keluarga Coccidiodes. Kasus penyakit ini mirip dengan gejala flu, namun dapat berkembang ke pneumonia. Kasus demam lembah ini dikatakan bertambah banyak dan diperkirakan hal itu disebabkan adanya perubahan kondisi lingkungan.
6. Blastomycosis

Satu lagi infeksi jamur dan ini disebabkan oleh Blastomyces dermatitidis. Tidak seperti demam lembah yang datang dari area kering, jamur Blastomycosis tumbuh subur di tempat lembap. Blastomycosis tidak selalu memberikan gejala, tetapi sekali terserang, pneumonia mampu didapatkan.
7. Babesiosis

Penyakit ini disebarkan lewat gigitan kutu rusa. Kutu ini juga bertanggung jawab dalam penyebaran penyakit Lyme. Babesiosis sendiri menyerang sel darah merah sehingga orang yang terkena penyakit ini memiliki gejala yang serupa anemia dan kelelahan.
8. Hantavirus

Hantavirus dibawa oleh tikus lewat urin, air liur hingga kotorannya. Pada saat virus itu tercampur aduk akibat kotoran tikus sedang dibersihkan, virus tersebut dapat terbang ke udara dan dihirup oleh orang. Hantavirus memiliki tingkat kematian yang tinggi lantaran penderitanya sering tidak sadar terkena penyakit ini.
9. Demam kelinci

Sesuai namanya, penyakit ini datang dari sentuhan kepada kelinci yang sakit, namun gigitan kutu juga dapat memberikan penyakit ini. Gejala demam kelinci tergantung dari bagaimana ditularkan. Jika lewat gigitan kutu, akan ada luka yang membesar di area gigitan itu. Sedangkan jika datang lewat menghirup, penyakit ini akan berujung ke pneumonia. Namun semuanya selalu diikuti dengan demam.
10. Wabah

Salah satu wabah yang dikenali datang dari bakteri Yersinia pestis. Bakteri ini bisa diatasi dengan antibiotik, namun jika tak dikenali dan sudah parah, penyakit ini dapat membunuh. Ada pula wabah pneumonic yang lebih berbahaya dan itu lewat dihirup.
Santai aja. Penyakit ini bisa kamu dapatkan hanya jika kamu tidak hati-hati dan tubuhmu tidak fit. Selama kamu menjaga higienitas ketika di alam, seharusnya kamu akan aman. Toh memang tidak ada tempat yang benar-benar steril dan
![[QUIZ] Siapakah kamu sebenarnya?](https://image.rujakcingur.com/post/20250611/1401x788-Screen-Shot-2015-01-18-at-8.29.01-AM_zpsaxbn64rp.png)

.png)














