Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Ternyata 7 Penyakit Serius Ini Bisa Kamu Deteksi dari Jenis Baunya!
    medicalnewstoday.com

    Bau badan bisa jadi lebih dari sekadar pengingat bahwa kamu lupa menggunakan deodoran. Menurut Alan Hirsch MD dari Neurological Director of the Smell & Taste Research and Treatment Foundation di Chicago, peneliti telah sejak lama mengetahui bahwa beberapa jenis penyakit termasuk kanker, sklerosis, hingga parkinson memberi aroma tersendiri.

    Yehuda Zeiri PhD dari Ben-Gurion University's Kiryat Bergman Campus di Israel juga menjelaskan bahwa penyakit memengaruhi kinerja tubuh. Menurut insinyur biomedis tersebut, saat penyakit mulai mengarah pada proses biokimia tubuh inilah yang juga dapat berdampak produksi molekul volatil kecil. Molekul ini pun dapat diangkut oleh darah dan dilepaskan melalui napas, urine, dan keringat.

    Nah, dari penjelasan ini pun cukup jelas bukan, bahwa beberapa penyakit seperti berikut juga dapat dideteksi dari bau yang dihasilkan dari tubuh?

    1. Preeklampsia

    medicalnewstoday.com

    Kehamilan dengan tekanan darah tinggi atau yang biasa disebut preeklampsia merupakan salah satu gejala awal eklampsia yang mematikan. Sebuah studi Advanced Materials Science di tahun 2016 menunjukkan bahwa peneliti dapat mendeteksi preeklampsia berdasarkan jejak napas pasien. Metode ini pun memiliki tingkat akurasi mencapai 84 persen.

    2. Kanker paru

    medicalnewstoday.com

    Dr. Hirsch menyatakan bahwa ada studi yang menunjukkan bahwa kanker paru-paru dapat dideteksi dari aroma. Suatu penemuan bernama "NaNose" merupakan perangkat yang dapat mendeteksi bau tertentu yang dikeluarkan oleh sel-sel kanker.

    Hebatnya, alat ini pun memiliki tingkat akurasi hingga 90 persen dalam mendeteksi kanker paru-paru. Sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal ACS Nano juga menemukan bahwa dokter dapat pula menggunakan teknologi ini untuk mendeteksi kegagalan ginjal, jenis kanker lainnya, dan parkinson dengan tingkat akurasi mencapai 86 persen.

    3. Gagal ginjal

    medicalnewstoday.com

    Ammonia yang ada pada napas dapat menjadi indikasi kegagalan ginjal. Peneliti dari University of Illinois mengembangkan pun sebuah perangkat sekali pakai yang dapat mendeteksi jejak napas dari penderita gagal ginjal. Profesor Ying Diao PhD dari Illinois mengatakan bahwa mereka membuat sebuah terobosan dengan menggunakan cip sensor yang murah untuk melakukan pendeteksian ini, ketika kebanyakan perangkat klinik yang digunakan masih berukuran relatif besar, hingga seukuran meja.

    4. Infeksi

    medicalnewstoday.com

    Bahkan flu pun dapat dideteksi dari aroma, lho! Berdasarkan sebuah studi di Proceedings of the Naional Academy of Sciences, responden yang terlibat dapat membedakan orang lain yang sedang sehat atau tidak hanya dengan mencium aroma tubuhnya. Selain itu, perubahan warna pada wajah juga dapat menjadi indikator tersendiri.

    5. Penyakit gusi

    medicalnewstoday.com

    Dr. Hirsch menjelaskan ketika kamu mempunyai infeksi di gusi, bakteri juga melepaskan produk sisa seperti hidrogen sulfida yang berbau seperti telur busuk. Bau ini menjadi tanda bahwa ada masalah pada mulut dan gigi seperti penyakit gusi, abses gigi, atau kesehatan mulut yang buruk. Jadi, sekalipun abses dapat berada dalam bagian yang tersembunyi dan sulit ditemukan bahkan melalui pemeriksaan X-Ray, aroma yang dihasilkan tetap tak dapat menyembunyikan keberadaannya.

    6. Diabetes

    medicalnewstoday.com

    Dr. Hirtcsh mengatakan bahwa penderita diabetes dapat memiliki aroma buah-buahan yang manis pada napasnya. Hal ini menjadi sinyal ketosis diabetik, yakni saat tidak ada cukup hormon insulin pada tubuh atau ketika tubuh tidak menggunakan insulin dengan tepat.

    7. Penyakit psikiatri

    medicalnewstoday.com

    Masih menurut dr. Hirsch, bau mulut kurang sedap kerap diiringi dengan skizofrenia atau beberapa isu psikiatri lainnya. Beliau menyatakan bahwa mereka yang mengalami kondisi psikis ini cenderung takut untuk melakukan sosialisasi dengan orang lain. Bahkan, tidak mandi juga menjadi cara untuk menjauhkan orang-orang dari dirinya.

    Kini, jelas bukan, bahwa bau yang kurang sedap atau tak biasa dari tubuh bukan selalu karena kebersihan yang kurang terjaga dengan baik? Bahkan bisa jadi, indikator 'sederhana' ini justru menjadi tanda sesuatu hal yang sangat besar dan fatal. Selalu jaga kesehatan, ya!

    Editorial Team

    Related Article

    Test notif artikel ke 6 rev07 Jan 2026, 13:18 WIB
    Coba artikel reviewed by15 Dec 2025, 13:13 WIB
    Artikel 4216 Sep 2025, 10:54 WIB
    Artikel 2016 Sep 2025, 10:19 WIB
    Artikel 516 Sep 2025, 10:11 WIB