Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengenal 7 Fakta Pedikulosis, Invasi Kutu pada Rambut Manusia, Ngeri!

healthjade.net
healthjade.net

Waktu kecil dulu, kamu pernah punya kutu rambut gak sih? Terbayang kulit kepala yang gatal akibat kutu ini berjalan-jalan di atasnya, bikin geli! Dalam dunia medis, hal ini disebut dengan pedikulosis, suatu kondisi di mana ada serangan kutu pada rambut manusia. Berdasarkan penelitian, pedikulosis rata-rata menjangkiti anak di bawah usia 15 tahun.

Lantas, bagaimana cara kutu rambut hinggap dan beranak-pinak di rambut manusia? Dan bagaimana cara menyingkirkan kutu tersebut? Temukan jawabannya di bawah ini!

1. Sebutan pedikulosis tidak terbatas pada kutu rambut saja lho!

wikipedia.org
wikipedia.org

Sebelum beranjak lebih jauh, mari mengenal seputar pedikulosis terlebih dahulu. Secara garis besar, pedikulosis adalah serangan kutu pada bagian tubuh manusia, khususnya yang berambut. Kutu ini bisa berwujud telur, larva atau kutu dewasa. Kutu ini terbagi menjadi beberapa spesies dan mendiami bagian tubuh yang berbeda-beda.

Kutu rambut disebabkan oleh spesies bernama Pediculus humanus capitis. Sementara, kutu kepiting (Pthirus pubis) sering ditemukan di kemaluan seseorang. Ada pula kutu tubuh (Pediculus humanus humanus) yang kerap ditemukan di pakaian kita. Kesamaan di antara ketiganya adalah sama-sama mengonsumsi darah manusia untuk hidup.

2. Sering dialami oleh anak-anak di bawah usia 15 tahun

parents.com
parents.com

Berdasarkan penelitian, anak-anak lebih sering mengalami pedikulosis dibanding orang dewasa. Pedikulosis menjangkiti anak-anak di bawah usia 15 tahun dengan persentase 22,15 persen, disusul dengan kelompok usia 16-25 tahun (18,33 persen), kelompok 26-45 tahun (13,2 persen) dan di atas usia 45 tahun (10 persen).

Hal ini mengacu pada penelitian berjudul "Epidemiology of Pediculosis Capitis among Schoolchildren in the Eastern Area of Bangkok, Thailand" yang ditulis oleh Watcharawit Rassami dan Mayura Soonwera serta dipublikasikan di Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine edisi November 2012.

3. Mengapa anak-anak lebih mudah terkena pediculosis?

verywellfamily.com
verywellfamily.com

Penasaran, apa sih yang menyebabkan anak-anak lebih mudah terkena pedikulosis daripada orang dewasa? Rupanya, ini karena anak-anak lebih banyak berbaur dengan sesamanya dan tanpa sadar telah tertular kutu dari temannya. Saat sedang bermain, bersekolah atau beraktivitas, kutu ini bisa menular dari satu anak ke anak lain.

Bahkan, anak-anak bisa terjangkiti kutu rambut beberapa kali dalam setahun, ungkap laman Raising Children Australia. Ini akibat tertular dari teman-temannya yang belum sembuh. FYI, pedikulosis lebih banyak terjadi pada anak perempuan dibanding laki-laki. Ini karena rambut anak perempuan yang lebih panjang dan ditinggali lebih banyak kutu.

4. Bagaimana ciri-ciri pedikulosis?

goodtoknow.co.uk
goodtoknow.co.uk

Mengenali gejala-gejala pedikulosis sebenarnya mudah. Ciri-cirinya adalah merasa gatal pada kulit kepala, leher dan telinga. Ini merupakan reaksi alergi terhadap air liur kutu. Ketika seseorang terkena pedikulosis, rasa gatal tidak akan terasa selama 2-6 minggu awal setelah dihinggapi kutu untuk pertama kalinya, terang laman Mayo Clinic.

Selain itu, jika kamu menjumpai kutu rambut di kepala, rambut, leher dan sekelilingnya, maka sudah positif kamu terkena pedikulosis. Gejala lainnya adalah jika kamu menemui telur kutu di helai rambut dengan jumlah tak sedikit. FYI, telur kosong (kutu sudah menetas) lebih mudah dikenali karena warnanya lebih terang.

5. Beginilah cara kita tertular pedikulosis!

in-our-spare-time.com
in-our-spare-time.com

Ada beberapa cara seseorang tertular pedikulosis. Secara garis besar, penularan ini terjadi ketika ada kontak langsung dari orang yang memiliki kutu. Kutu rambut biasa ditularkan di lingkungan sekolah, sementara kutu kepiting yang ada di alat kelamin bisa ditularkan di antara individu yang aktif secara seksual, jelas Department of Health New York State.

Di sisi lain, kutu tubuh (Pediculus humanus humanus) dapat ditemukan pada orang yang hidup dalam kondisi tidak sehat yang memiliki kebiasaan jarang berganti atau mencuci pakaian. Khusus untuk kutu rambut, bisa ditularkan lewat benda-benda pribadi, seperti sisir, topi, bantal, handuk hingga baju.

6. Kamu bisa membunuh kutu rambut dengan cara berikut ini!

freshheadsliceremoval.com
freshheadsliceremoval.com

Merasa geli dan jijik dengan kutu rambut? Tenang, kamu bisa membunuhnya dengan beberapa cara! Kamu bisa memakai lotion/shampoo yang mengandung bahan aktif piperonyl butoxide dan permethrin lotion dengan kadar 1 persen. Untuk permethrin lotion bisa digunakan pada bayi berusia di atas 2 bulan, terang laman Web MD.

Sementara, piperonyl butoxide bisa dipakai untuk anak-anak di atas usia 2 tahun. Kedua bahan ini mengandung pestisida. Jika ingin yang tak mengandung pestisida, bisa memakai pembasmi kutu dengan kandungan dimethicone. Kalau di Indonesia, kamu bisa mencoba memakai peditox yang terbukti manjur mengatasi kutu!

7. Terakhir, ini hal yang bisa dilakukan untuk mencegah tertular kutu!

dailyhunt.in
dailyhunt.in

Sebelum tertular pedikulosis, kamu bisa mencegahnya lewat beberapa cara. Misalnya, jangan berbagi benda yang menyentuh kepala, seperti sisir, handuk, bantal dan topi. Lalu, minimalisir kontak antar kepala dengan seseorang yang memiliki kutu. Psst, ternyata berpelukan bisa menularkan kutu! 

Selain itu, berbagi ruang dan barang bersama bisa menyebabkan kutu berkembang biak dan menular. Waspadai lemari, loker, laci dan gantungan baju, karena rawan membuat kutu berpindah. Apabila sudah terlanjur tertular, segera lakukan cara untuk membunuh kutu, larva dan telurnya.

Nah, itulah 7 fakta mengenai pedikulosis yang perlu kamu ketahui. Terapkan tips di atas agar tidak mudah tertular kutu, ya!

Share
Topics
Editorial Team
Nena Zakiah
EditorNena Zakiah
Follow Us

Latest in Health

See More

Mikroplastik Bisa Jadi 'Kendaraan' Penyebar Kuman Berbahaya

18 Des 2025, 11:15 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth
burung

Artikel agustus update

15 Jul 2025, 16:48 WIBHealth