Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jarang Disadari, Ini 5 Risiko Kesehatan Akibat Terlalu Lama Duduk

Unsplash.com/Olya Kuzovkina
Unsplash.com/Olya Kuzovkina

Bagi banyak orang, pekerjaan kantor mengharuskan mereka untuk duduk dalam periode yang lama, bahkan bisa sepanjang hari. Sayangnya, kebiasaan duduk terlalu lama memiliki efek buruk pada kesehatan yang tidak dapat diabaikan. Bahkan sebagian ahli percaya bahwa efek buruk dari terlalu banyak duduk ini tidak dapat dikompensasi walaupun dengan penerapan pola hidup sehat, seperti rutin olahraga dan konsumsi makanan sehat.

Lantas apa sajakah efek buruk yang ditimbulkan akibat duduk terlalu lama? Ini dia jawabannya.

1. Memperlambat metabolisme

Isorepublic.com
Isorepublic.com

Penurunan kontraksi otot yang terjadi saat kamu duduk dalam kurun waktu yang lama dapat memperlambat pembersihan lemak dari aliran darah dan mengurangi efek insulin. Hal ini memicu melambatnya metabolisme yang kemudian memengaruhi kesehatan, seperti konstipasi, kegemukan, dan sebagainya.

2. Membuat postur tubuh menjadi bungkuk

Unsplash.com/aranxa esteve
Unsplash.com/aranxa esteve

Posisi duduk menyebabkan panggul memutar ke belakang dan memberi tekanan pada pinggang. Tanpa kamu sadari, posisi ini kemudian memaksa kepala maju dan menyebabkan bahu melengkung untuk mengompensasi perpindahan berat. Alhasil, lama-kelamaan postur tubuhmu menjadi bungkuk.

3. Cedera punggung dan tulang belakang

unsplash.com/chris benson
unsplash.com/chris benson

Pemuatan statis jaringan yang berkepanjangan lama-kelamaan akan memberikan tekanan yang tidak semestinya pada daerah punggung bagian bawah dan menekankan otot serta sendi-sendi yang ada di sekitarnya.

4. Memicu rematik

Unsplash.com/Olya Kuzovkina
Unsplash.com/Olya Kuzovkina

Beberapa jenis penyakit rematik seperti osteoartritis penyebabnya adalah karena keausan pada persendian. Hal ini sering terjadi pada orang yang duduk terlalu lama.

5. Obesitas

theamericanconservative.com
theamericanconservative.com

Kebiasaan duduk sepanjang hari dapat merusak kemampuan tubuh untuk mengendalikan gula darah. Hal ini kemudian menyebabkan berkurangnya sensitivitas terhadap hormon insulin yang membantu mengangkut glukosa dari darah ke dalam sel yang kemudian digunakan sebagai energi.

Buat kamu yang terbiasa menghabiskan waktumu dengan duduk, yuk segera kurangi frekuensinya sebelum masalah kesehatan di atas menimpamu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ekaay Ekaay
EditorEkaay Ekaay
Follow Us

Latest in Health

See More

Test notif artikel ke 6 rev

07 Jan 2026, 13:18 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth