Saat menonton film horror, bagian hipotalamus pada otakmu menciptakan reaksi lari-atau-lawan (fight-or-flight). Reaksi psikologi itu kemudian memicu adrenalin, glukosa, dan kortisol di sekujur badan kita.
Menurut Castle Craig Hospital, saat penonton dengan rasa waswas menonton perlawanan sang protagonis melawan hantu atau monster, mereka merasa mendapat dorongan untuk mendapat keberanian yang sama. Mau contoh? Simak perlawanan Lorraine Warren melawan Valak di The Conjuring 2.
Langsung merasa berani, kan?!
Selain itu, menonton film horror dapat menciptakan konsep dalam pikiran mereka bahwa bahaya dunia nyata lebih kecil daripada bahaya di film. Bandingkan rasa deg-degan saat mau menaiki roller coaster dan menonton film horror.
Walaupun tidak menjamin akan menghilangkan rasa waswasmu, film horror pastinya menjadi salah satu sarana untuk menanggulangi. Coba aja kalau kamu meragukannya.