Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Film Seram Malah Bikin Kamu Sehat? Ini Penjelasan Medis dari Para Ahli

scienceabc.com
scienceabc.com

Saat membaca judul ini, kamu mungkin bertanya-tanya, "Kok bisa?" Tapi, beneran, lho. Saat menonton film horror, mungkin tak terpikir olehmu efeknya sama seperti olahraga. Terbukti dari beberapa penelitian, penggemar film horror menikmati bermacam-macam keuntungan medis dari ketegangan yang mereka rasakan.

tenor.com
tenor.com

Nah, apa saja keuntungan medis yang mereka dapatkan? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini penjelasan medisnya!

1. Efektif membakar kalori

cbc.ca
cbc.ca

Kamu jarang ke pusat kebugaran, tapi kamu suka nonton Insidious? Kamu beruntung! Sebuah penelitian dari University of Westminster pada 2012 memaparkan bahwa menonton film horror yang biasanya berdurasi 90 menit dalam membakar kalorimu, sedikitnya 113 kkal. Jumlah kalori itu setara dengan jalan selama 30 menit!

Makin seram filmnya, makin kurus, deh! Contohnya, setelah menonton The Shining karya Stephen King, para penonton kehilangan setidaknya 184 kkal.

Saat menonton film horror pastinya kamu mengantisipasi jumpscare. Antisipasi dan dag-dig-dug itu menciptakan dorongan adrenalin yang menjadi bahan bakar pembakaran kalorimu! Thanks, jumpscares!

2. Terapi melawan rasa waswas

elements.envato.com
elements.envato.com

Saat menonton film horror, bagian hipotalamus pada otakmu menciptakan reaksi lari-atau-lawan (fight-or-flight). Reaksi psikologi itu kemudian memicu adrenalin, glukosa, dan kortisol di sekujur badan kita.

Menurut Castle Craig Hospital, saat penonton dengan rasa waswas menonton perlawanan sang protagonis melawan hantu atau monster, mereka merasa mendapat dorongan untuk mendapat keberanian yang sama. Mau contoh? Simak perlawanan Lorraine Warren melawan Valak di The Conjuring 2.

Langsung merasa berani, kan?!

Selain itu, menonton film horror dapat menciptakan konsep dalam pikiran mereka bahwa bahaya dunia nyata lebih kecil daripada bahaya di film. Bandingkan rasa deg-degan saat mau menaiki roller coaster dan menonton film horror.

tenor.com
tenor.com

Walaupun tidak menjamin akan menghilangkan rasa waswasmu, film horror pastinya menjadi salah satu sarana untuk menanggulangi. Coba aja kalau kamu meragukannya.

3. Meningkatkan sistem imun

zeenews.india.com
zeenews.india.com

Kamu takut jarum suntik? Jangan, dong. Imunisasi itu perlu. Tapi, kamu harus tahu kalau film horror juga bisa membuatmu jarang sakit. Kok bisa? Apa hubungannya?

Sebuah penelitian dari Coventry University mengungkap bahwa aktivitas darah putih (leukosit) meningkat saat menyaksikan sesuatu yang menegangkan. Aktivitas darah putih biasanya meningkat saat melawan infeksi luka.

Dari 32 responden yang dites darahnya sebelum dan setelah menonton film horror berdurasi 80an menit yang belum pernah mereka tonton sebelumnya (Texas Chainsaw Massacre, 1974) para peneliti menemukan peningkatan pada sirkulasi leukosit, konsentrasi hemoglobin dan hematokrit sebagai respons tanggapan perasaan tegang tersebut.

4. Film horror menstimulasi DNA

womensday.com
womensday.com

Tanpa kita sadari, sebagai manusia, kita menginginkan hal yang menegangkan. Life is never flat kalau kata orang. Mengungkap aspek psikologis pada leluhur kita, para peneliti di Aarhus University, Inggris, memaparkan bahwa adrenalin mereka semakin tinggi saat memburu hewan untuk disantap. 

ancient-origins.net
ancient-origins.net

Oleh karena itu, mereka terus melatih reaksi mereka untuk sesuatu yang terduga. Hal itu terbawa hingga saat ini, saat kamu sedang menonton film horror dan mengantisipasi jumpscare.

tenor.com
tenor.com

Sebagai contoh, peneliti tersebut kemudian membandingkan ketakutan terhadap zombi dan vampir pada refleks saat menghindari terkaman singa dan menghindari bangkai hewan. Maka dari itu, manusia mengembangkan rasa takut saat melihat zombi yang membusuk dan vampir dengan taringnya.

5. Meningkatkan aktivitas pada otak

allure.com
allure.com

Last but not least, menonton film horror dapat meningkatkan aktivitas otak. Saat kamu menonton film horror lalu adegan jumpscare melintas, pasti tubuhmu akan mengalami kejutan kecil.

Peneliti dari Manhattan College mengatakan bahwa walaupun saraf motorik kita otomatis menjadi pasif saat menonton, jumpscare cukup kuat untuk mengaktifkan saraf motorik kembali. Sekali lagi, itu sudah ada dalam DNA kita untuk merespons rangsangan mengejutkan baru memprosesnya.

tenor.com
tenor.com

Begitulah, moviegoers, manfaat yang kamu dapatkan saat menonton film horror. Tapi, ingat! Pastikan jantungmu dalam keadaan sehat.

Share
Topics
Editorial Team
Alfonsus Adi Putra
EditorAlfonsus Adi Putra
Follow Us

Latest in Health

See More

Mikroplastik Bisa Jadi 'Kendaraan' Penyebar Kuman Berbahaya

18 Des 2025, 11:15 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth
burung

Artikel agustus update

15 Jul 2025, 16:48 WIBHealth