Cegukan Berkepanjangan Bisa Jadi Tanda 7 Penyakit Berbahaya Ini Loh!

Cegukan adalah respons tubuh yang sering terjadi saat atau setelah makan. Pemicunya beragam, seperti minum minuman bersoda, makan makanan pedas, terlalu banyak makan, hingga kekurangan cairan tubuh.
Cegukan terjadi saat otot diafragma berkontraksi. Pada umumnya ini hanya terjadi selama beberapa menit. Namun sebagian orang bisa mengalami cegukan yang tak kunjung berhenti. Ini bisa berlangsung hingga lebih dari dua hari. Hati-hati, ini bisa menjadi gejala 7 penyakit berikut ini.
1. Gangguan sistem saraf pusat

Penyebab cegukan berkepanjangan yang pertama adalah gangguan sistem saraf atau Neuromyelitis Optica Spectrum Disorder (NMOSD). Tidak hanya cegukan, pasien juga mengalami gejala seperti mual, muntah, dan pandangan menjadi kabur.
2. Gangguan saluran pencernaan

Cegukan berkepanjangan sering menjadi gejala gangguan saluran pencernaan. Yang paling umum adalah penyakit asam lambung atau GERD. Cegukan biasanya dibarengi juga dengan dada terbakar, nyeri pada ulu hati, kesulitan menelan, dan sendawa.
3. Kanker di otak, perut, dan limfa

Salah satu gejala kanker juga meliputi cegukan yang serius. Ini terjadi pada pengidap kanker di otak, perut, dan limfa. Sebagian pasien kanker mengalami cegukan karena kemoterapi. Dilansir dari Hello Sehat, di Italia, 3,9 persen pasien rawat inap dan 4,5 persen pasien rawat jalan mengalami cegukan kronis.
4. Pneumonia

Berdasarkan laporan Merck Manual of Diagnosis and Therapy, pneumonia juga memiliki gejala cegukan berkepanjangan. Gejala lain yang menyertainya adalah sakit dada, demam, dan napas yang memendek.
5. Kerusakan pembuluh darah di otak

Kerusakan pembuluh darah di otak bisa menjadi gejala stroke dan lupus. Tidak jarang para penderita stroke dan lupus juga mengalami cegukan kronis. Gejala ini terutama terjadi pada orang tua.
6. Penurunan fungsi ginjal

Jika cegukan berkepanjangan terjadi pada seseorang yang memiliki riwayat penyakit ginjal, ini bisa menjadi tanda bahwa penyakitnya memburuk. Gejala lain yang menyertainya adalah sakit tulang, bau mulut, dan otot yang tegang.
7. Serangan jantung

Dilansir dari berbagai sumber, Josh Davenport, seorang dokter dari Rumah Sakit St. Luke Roosevelt di New York pernah memiliki pasien yang mengalami cegukan selama empat hari. Beberapa saat kemudian, pasien tersebut terkena serangan jantung. Ini jarang terjadi, tapi kemungkinan ini tetap harus diperhitungkan.
Jika kamu mengalami cegukan yang tidak kunjung berhenti selama beberapa hari, segera periksakan ke dokter. Dengan demikian, kamu akan segera mendapatkan penanganan lebih lanjut.

















