Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Penyebab Menstruasi Datang Terlalu Cepat, Jangan Selalu Diabaikan

unsplash.com/Erol Ahmed
unsplash.com/Erol Ahmed

Mengalami menstruasi tiap bulan disertai dengan kram perut dan suasana hati yang buruk saja sudah cukup tidak mengenakkan, apalagi jika menstruasi terjadi sampai dua kali dalam satu bulan.

Tapi lebih dari kram perut atau bad mood ketika menstruasi. Mengalami 2 kali datang bulan dalam kurun waktu yang berdekatan bisa jadi masalah kesehatan serius yang tidak bisa diabaikan.

Melansir dari Womens Health Mag dan Medical News Today, berikut ini beberapa penyebab terlalu sering mengalami menstruasi.

1. Usia yang masih muda

Unsplash.com/Mari Lezhava
Unsplash.com/Mari Lezhava

Siklus menstruasi yang tidak teratur sering terjadi pada remaja yang baru saja mulai menstruasi. Remaja cenderung memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek atau kadang-kadang lebih lama selama masa pubertas, yang dapat menyebabkan mereka mengalami dua kali siklus menstruasi dalam 1 bulan.

Menu American Journal of Epidemiology, tingkat hormon berfluktuasi secara signifikan selama masa pubertas. Penelitian menunjukkan bahwa siklus menstruasi remaja bisa memakan waktu sekitar enam tahun untuk menjadi teratur sejak mereka mulai mengalami menstruasi.

2. Endometriosis

Woman
Woman

Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang mirip dengan jaringan rahim tumbuh di area lain dari tubuh.

Endometriosis dapat menyebabkan sakit perut, kram yang tidak normal, dan pendarahan yang tidak teratur. Terkadang, pendarahan bisa cukup berat hingga terasa seperti sedang menstruasi. Endometriosis dapat didiagnosis oleh dokter menggunakan pemeriksaan panggul dan ultrasound atau operasi kecil yang disebut laparoskopi.

3. Perimenopause

Unsplash com/Edward cisneros
Unsplash com/Edward cisneros

Perimenopause mengacu pada saat-saat menjelang menopause ketika hormon seseorang mulai berubah. Perimenopause dapat bertahan hingga 10 tahun. Selama waktu itu, orang sering mengalami siklus menstruasi yang tidak teratur, termasuk siklus yang lebih pendek atau lebih lama, atau mengalami pendarahan yang lebih berat atau lebih ringan. Ketika seseorang tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut, maka bisa dikatakan orang tersebut sudah mengalami menopause.

4. Fibroid rahim

nova100.com.au
nova100.com.au

Fibroid rahim adalah pertumbuhan suatu materi yang terjadi di rahim. Fibroid biasanya bukan kanker tetapi dapat menyebabkan pendarahan, terutama perdarahan menstruasi yang berat.

Gejala fibroid dapat meliputi, perasaan kenyang atau tekanan di panggul, sering buang air kecil, nyeri punggung bawah, rasa sakit saat berhubungan seks.

Sampai saat ini, para dokter sendiri belum mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan fibroid rahim untuk berkembang. Hanya saja, kondisi ini cenderung berjalan dalam keluarga, dan dapat dipengaruhi oleh perubahan kadar hormon. Fibroid rahim ini dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan panggul atau melakukan USG.

5. Infeksi

all4women.co.za
all4women.co.za

Infeksi vagina dan serviks dapat menyebabkan pendarahan di luar haid. Hal ini dimungkinkan karena adanya peradangan atau infeksi pada leher rahim karena bakteri seperti bacterial vaginosis atau trikomoniasis.

Kondisi ini terkadang juga disertai dengan bau busuk, cairan abu-abu, putih, hijau; gatal atau terbakar di area genital; atau rasa terbakar saat buang air kecil. Kondisi ini dapat diatasi dengan cepat dan efektif dengan pemberian antibiotik oleh dokter.

6. Stres berat

unsplash.com/Larm Rmah
unsplash.com/Larm Rmah

Tingkat stres yang tinggi dapat menyebabkan menstruasi yang lebih sering atau bahkan melewatkan menstruasi. Hal ini dimungkinkan karena hormon yang memicu ovarium untuk berovulasi setiap bulan berasal dari otak, tempat di mana stres bermula.

Pada dasarnya, ketika kamu merasa terlalu sibuk atau sangat khawatir, bahkan sampai menyebabkan kamu kurang tidur. Sejumlah hormon dapat macet dan memengaruhi siklus menstruasi secara negatif. Masalah menstruasi akibat stres dapat diatasi dengan pengelolaan mental melalui yoga atau meditasi.

Demikian tadi beberapa penyebab jarak menstruasi yang terlalu dekat. Sebagian memang hal yang tidak perlu dikhawatirkan dan sebagian lagi bisa jadi indikasi adanya masalah serius. Untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat, sebaiknya konsultasikan pada dokter jika kamu memiliki masalah dengan siklus menstruasi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ekaay Ekaay
EditorEkaay Ekaay
Follow Us

Latest in Health

See More

Test notif artikel ke 6 rev

07 Jan 2026, 13:18 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth