Peringati Hari Diabetes Dunia, Media Sosial Bantu Edukasi Netizen

Setiap tahunnya 14 November diperingati sebagai Hari Diabetes Dunia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan global terhadap risiko penyakit diabetes.
Diabetes menempati urutan ke-6 sebagai penyakit mematikan di Indonesia setelah kanker dan jantung. Berikut data dari laporan World Health Organization (WHO) yang telah kami rangkum dalam infografis. Data ini dirilis tahun 2016 menjelang diperingatinya Hari Diabetes Dunia.

Menurut anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Yeti Haryati, SpPD, edukasi mengenai penyakit diabetes di Indonesia sudah cukup efektif. Media sosial juga sangat membantu sebagai sarana edukasi diabetes.
Untuk mengukur tingkat kesadaran masyarakat Indonesia mengenai diabetes, perusahaan media monitoring asal Australia, Isentia, melakukan pemantauan pembicaraan di semua saluran media sosial selama tujuh hari menjelang Hari Diabetes Dunia. Percakapan yang dimonitor tersebut merupakan percakapan yang direkam sejak tanggal 7 hingga 13 November dengan total pembicaraan mencapai 3468 buzz.

Menurut Luciana Budiman, Country Manager Isentia Jakarta, terjadi tren peningkatan pembicaraan pada tanggal 11 November yang lalu oleh netizen hingga mencapai 878 buzz dalam sehari. Jika dianalisis, peningkatan tersebut terjadi karena para influencer banyak yang memposting mengenai penyakit diabetes.
Kampanye mengenai diabetes seperti ini memang perlu digencarkan lagi khususnya di ranah sosial media. Dan tentu ini bukan hanya diabetes saja, tapi juga penyakit-penyakit lainnya perlu diterapkan hal yang serupa untuk dapat mewujudkan Indonesia sehat.
![[QUIZ] Siapakah kamu sebenarnya?](https://image.rujakcingur.com/post/20250611/1401x788-Screen-Shot-2015-01-18-at-8.29.01-AM_zpsaxbn64rp.png)

.png)














