Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Ketahui dan Segera Hindari 7 Faktor Utama Penyebab Down Syndrome Ini

Ketahui dan Segera Hindari 7 Faktor Utama Penyebab Down Syndrome Ini
gsocarecenter.org
Share Article

Dalam rangka hari down syndrome awareness sedunia, IDN Times akan membahas beberapa fakta tentang down syndrome.Ā  Down syndrome adalah kelainan fisik dan mental yang disebabkan oleh faktor genetik, yang sudah timbul sebelum bayi dilahirkan. Selain itu,Ā down syndromeĀ disebut juga sebagai kelainan trisomy 21 yang merupakan kelainan genetik paling sering terjadi, dibandingkan dengan kelainan genetik lainnya.

Untuk itu, mari ketahui faktor penyebab bayi lahir dalam kondisi down syndrome agar kamu bisa mencegahnya. Simak informasinya berikut ini!

  1. 1. Keturunan genetik

    mirror.co.uk
    mirror.co.uk

    KasusĀ down syndromeĀ terbanyak menurut Mayo Clinic, adalah hasil dari genetik atau warisan salah satu pihak orang tua. Pembawa genetik ini disebut sebagaiĀ carrier.Ā 

    Biasanya, seorangĀ carrier bisa menurunkan proses kelainan tersebut tanpa menunjukkan tanda atau gejala yang spesifik. Akan tetapi, risiko menurunnyaĀ down syndromeĀ akan tergantung pada jenis kelamin orang tua, yakni ayah sekitar tiga persen, dan ibu sekitar 10 hingga 15 persen.

  2. 2. Pernah melahirkan bayi Down Syndrome juga sebelumnya

    parenting.com
    parenting.com

    Perempuan yang sudah pernah mengandung dan melahirkan anak dengan kondisiĀ down syndromeĀ akan meningkatkan risiko memiliki bayi yang juga mengidap kondisi sama pada kehamilan selanjutnya. Untungnya, peluang terjadinya hal tersebut sangat rendah. Sebab, kehadiran down syndromeĀ pada masa kehamilan selanjutnya berkisar satu persen saja.

  3. 3. Usia ibu yang terlalu tua saat masa kehamilan

    traffic-club.info
    traffic-club.info

    Peluang terjadinyaĀ down syndromeĀ pada bayi akan semakin besar seiring semakin tuanya seorang perempuan saat sedang mengandung. Biasanya, hamil di usia 30 tahun memiliki peluang 1 banding 800 dan saat hamil di usia 35 tahun akan memiliki peluang 1 banding 350 untuk mengandung bayiĀ down syndrome.

  4. 4. Hamil saat sedang menopause

    momjunction.com
    momjunction.com

    Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa rahim wanita yang mendekati usia menopause memiliki kemampuan tubuh yang menurun untuk menyeleksi kecacatan pada embrio. Usia telur yang lebih tua juga dipercaya memiliki risiko lebih tinggi terhadap pembagian kromosom yang kurang tepat.

  5. 5. Kekurangan asam folat

    nutritionnews.abbott
    nutritionnews.abbott

    Kekurangan asam folat dapat memicu penurunan metabolisme tubuh, yang bisa berpengaruh terhadap pengaturan epigenetik untuk membentuk kromosom. Kondisi inilah yang mendorong munculnya down syndromeĀ pada bayi dalam kandungan ibu yang kurang mengonsumsi asam folat. Oleh karena itu, sebaiknya setiap wanita yang berencana untuk hamil harus mencukupi kebutuhan asam folat sejak sebelum hamil.

  6. 6. Merokok selama masa kehamilan

    motherhow.com
    motherhow.com

    Ibu yang merokok nyatanya memiliki rantai kromosom yang lebih pendek daripada biasanya. Hal ini karena rokok merupakan zat beracun, yang dapat memengaruhi pembentukan kromosom bayi sejak dalam kandungan. Selain itu, merokok saat hamil juga dapat meningkatkan risiko bayi lahir dengan kelainan jantung dan otak.

  7. 7. Memiliki riwayat keluarga yang mengidap down syndrome

    foxnews.com
    foxnews.com

    Tidak hanya diturunkan secara genetik dari ibu ke anak atau ayah ke anak saja,Ā down syndromeĀ juga dapat diturunkan jika salah satu anggota keluarga memiliki riwayatĀ down syndromeĀ ini. Misalnya,Ā down syndromeĀ bisa diturunkan jika kamu memiliki kakak atau adik yang mengidap kelainan tersebut, karena masih memiliki faktor genetik yang sama.

    Nah, dengan informasi dan penjelasan mengenai faktor penyebabĀ down syndrome di atas, sebaiknya kamu memperkecil risiko terjadinya kelainan ini dengan menghindari faktor-faktor yang telah disebutkan. Mari ciptakan kehidupan bahagia dengan keturunan yang sehat!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More