Kenalilah, Ini 7 Tanda Anak Stunting yang Perlu Kamu Tahu Sejak Dini

Stunting merupakan sebuah kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya. Biasanya, stunting terjadi karena kekurangan gizi kronis yang dialami sejak bayi masih berada dalam kandungan hingga anak berusia dua tahun.
Lalu, apa saja tanda anak mengalami stunting? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Tubuh lebih pendek dari anak seusianya

Asupan makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi terkadang membuat seorang anak menjadi kelebihan berat badan atau justru kekurangan berat badan. Tidak hanya itu, kekurangan gizi kronis juga dapat menyebabkan seorang anak mengalami perlambatan proses tumbuh hingga anak memiliki tinggi badan di bawah normal.
2. Wajah terlihat lebih muda dari anak seusianya

Jangan senang terlebih dahulu jika anak memiliki wajah lebih muda dibandingkan anak seusianya. Sebab, bisa jadi itu merupakan tanda anak mengalami stunting. Hal ini karena pertumbuhan anak terjadi lebih lambat sehingga masa pubertas pun menjadi terlambat.
3. Menjadi lebih pendiam

Anak stunting ternyata juga bisa dilihat dari kebiasaannya yang lebih pendiam. Mungkin bagi sebagian orang tidak menganggap hal tersebut ada hubungannya dengan kesehatan. Faktanya, anak yang berada di usia 8-10 tahun dan menjadi lebih pendiam serta tidak banyak melakukan kontak mata terhadap orang di sekitarnya kemungkinan besar mengalami stunting.
4. Telat menstruasi

Perkembangan tubuh yang melambat biasanya akan berpengaruh juga pada pubertas yang terlambat. Akibatnya, anak perempuan yang mengalami masa pubertas yang terlambat berisiko terkena stunting.
5. Pertumbuhan gigi terlambat

Anak-anak yang mengalami pertumbuhan gigi terlambat biasanya akan dianggap hal biasa bagi orangtua. Hal ini karena kondisi tersebut bisa saja terjadi dengan alasan jika anak memiliki kemampuan untuk berbicara terlebih dahulu daripada tumbuh gigi terlebih dahulu.
Sayangnya, kondisi tersebut ternyata bisa jadi tanda jika anak mengalami stunting. Oleh karenanya, tetap waspada saat anak dalam kondisi apapun.
6. Kesulitan belajar dan fokus

Anak sulit memahami pelajaran serta kesulitan untuk fokus memang hal yang wajar. Akan tetapi, hal tersebut juga bisa menjadi indikasi jika anak mengalami stunting lho. Oleh karena itu, segeralah periksakan anak ke dokter untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas.
7. Mudah terserang berbagai penyakit infeksi

Perkembangan serta pertumbuhan anak yang melambat tentunya akan berpengaruh pada kesehatan tubuh anak. Akibatnya, anak dalam kondisi tersebut biasanya akan mudah terserang berbagai penyakit infeksi. Selain itu, hal ini juga bisa menandakan jika anak mengalami stunting.
Tanda stunting tersebut biasanya terjadi pada anak usia kurang dari dua tahun dan belum terlambat untuk kamu menanganinya. Sebab, anak masih menjalani 1000 hari pertama kehidupan. Dalam periode tersebut, tumbuh kembang anak masih dapat diperbaiki dengan nutrisi dan stimulasi yang lebih baik.

















