Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Jarang Diketahui, Ini 6 Bahaya Konsumsi Makanan Manis Saat Berbuka
    Unsplash.com/Brooke Lark

    Saat ini masih banyak orang yang percaya bahwa mengonsumsi makanan manis saat berbuka merupakan hal yang baik. Bahkan hal tersebut dipercaya mampu mengembalikan energi tubuh seperti sedia kala. Padahal kenyataannya justru sebaliknya.

    Konsumsi terlalu banyak makanan manis saat berbuka bisa menimbulkan dampak yang serius, bukan hanya lonjakan berat badan tetapi juga masalah kesehatan. Ini dia enam masalah kesehatan yang akan ditimbulkan akibat konsumsi makanan manis secara berlebihan saat berbuka.

    1. Membuat tubuh mudah lemas dan mengantuk

    Unsplash.com/Hutomo Abrianto

    Kebanyakan orang menyangka gula dapat mengembalikan kadar gula darah yang menurun saat menjalani ibadah puasa. Walaupun gula memiliki kalori yang cukup tinggi, tetapi hal tersebut tidak dibarengi dengan nutrisi lain yang diperlukan oleh tubuh. Alhasil kamu tetap saja lemas dan mengantuk setelah berbuka.

    2. Meningkatkan resiko diabetes tipe 2

    Thirdage.com

    Tidak makan selama kurang lebih 14 jam membuat kadar gula darah menurun. Terlalu banyak mengonsumsi makanan manis saat berbuka dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan hormon insulin. Kadar insulin yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak dalam tubuh, yang mana seharusnya lemak ini dibakar sebagai sumber energi. Hal ini juga meningkatkan resiko terkena diabetes tipe 2 sebagai akibat dari resistensi insulin.

    3. Mengganggu fungsi hati

    Sac.org.ar

    Makanan manis mengandung berbagai macam senyawa seperti fruktosa serta glukosa. Senyawa tersebut merupakan bahan yang dapat mengganggu fungsi hati bahkan bersifat racun jika dikonsumsi secara berlebihan. Jadi, lebih baik batasi konsumsi makanan manis saat berbuka ya.

    4. Meningkatkan resiko penyakit jantung koroner

    Upi.com

    Pada penelitian yang telah dilakukan oleh EatingWell, mereka melakukan riset terhadap 6000 orang untuk mengetahui pengaruh konsumsi gula terhadap kesehatan jantung. Hasilnya, responden yang diberi asupan gula berlebih mengalami peningkatan kadar HDL serta lemak jahat dan penurunan kadar kolesterol baik. Yang mana hal tersebut merupakan pemicu penyakit pada organ jantung.

    5. Memicu pertumbuhan jerawat

    Nakita.grid.id

    Pernah gak kamu merasa selama menjalani ibadah puasa kulitmu jadi lebih kering tapi malah mudah berjerawat? Sebenarnya itu bukan karena kamu menjalani rutinitas puasa selama sebulan, melainkan karena kebiasaan konsumsi makanan manis saat berbuka.

    Mengonsumsi gula ketika berbuka dapat memicu terjadinya peningkatan kadar gula darah dan insulin secara drastis. Hal tersebut kemudian meningkatkan sekresi androgen, produksi minyak, dan juga inflamasi. Yang mana banyak penelitian telah membuktikan bahwa ketiga faktor tersebut merupakan penyebab jerawat dapat tumbuh dengan subur.

    6. Memicu perasaan tertekan

    Unsplash.com/Kleiton Silva

    Telah disebutkan sebelumnya bahwa konsumsi makanan manis saat berbuka dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah secara drastis. Penelitian telah membuktikan bahwa lonjakan kadar gula darah, disregulasi neurotransmitter, serta inflasmasi dapat memicu berbagai masalah kesehatan mental.

    Hal ini juga telah dibuktikan pada sebuah penelitian yang kemudian didapatkan kesimpulan bahwa pria maupun wanita yang mengonsumsi makanan dengan kadar gula tinggi memiliki risiko terkena depresi lebih tinggi.

    Gimana? Masih mau bilang berbuka dengan yang manis-manis itu baik?

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team

    Related Article

    Test notif artikel ke 6 rev07 Jan 2026, 13:18 WIB
    Coba artikel reviewed by15 Dec 2025, 13:13 WIB
    Artikel 4216 Sep 2025, 10:54 WIB
    Artikel 2016 Sep 2025, 10:19 WIB
    Artikel 516 Sep 2025, 10:11 WIB