Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Ini Dia 5 Cara Atasi Sinusitis yang Malah Membahayakan

Unsplash.com/Brittany Colette
Unsplash.com/Brittany Colette

Sinusitis adalah peradangan pada dinding sinus. Sinusitis bisa terjadi dikarenakan virus ataupun reaksi alergi yang masuk dari saluran pernapasan atas. Beberapa orang beranggapan bahwa sinusitis bukanlah jenis penyakit yang perlu dikhawatirkan.

Bahkan dalam penanganan sinusitis pun banyak orang yang tidak terlalu memedulikannya. Padahal, beberapa penanganan yang biasa dilakukannya bagi beberapa orang bukanlah termasuk cara yang benar.

Berikut adalah beberapa penanganan sinusitis yang salah namun sering kali masih dipraktikkan banyak orang.

1. Jangan mengoleskan essentials oil ke hidung

Unsplash.com/Kelly Sikkema
Unsplash.com/Kelly Sikkema

British Medical Journal menyatakan bahwa essential oil dinilai kurang efektif dalam mengobati sinusitis. Selain itu, wangi dari esensial oil dinilai terlalu kuat untuk ditempatkan langsung di kulit apalagi di jaringan hidung yang sensitif.

Oleh karena itu, lebih baik memasukkan beberapa tetes esensial oil ke dalam air mandi atau menggunakan diffuser yang dapat menyebarkan aroma dari esensial oil tersebut.

2. Hindari uap yang terlalu panas

Unsplash.com/五 玄 土 ORIENTO
Unsplash.com/五 玄 土 ORIENTO

Uap hangat adalah salah satu obat sinusitis yang paling efektif untuk melembapkan lorong sinus dan membuat kita dapat bernapas dengan lebih baik. Namun, seringkali kita lupa untuk mengukur suhu dari air yang akan kita jadikan sebagai uap.

Cobalah untuk mengecek suhu air terlebih dahulu. Karena jika terlalu panas air ini dapat menyebabkan luka bakar pada wajah kamu. 

3. Jangan menggunakan air kran sebagai obat irigasi pada hidung

Unsplash.com/Brittany Colette
Unsplash.com/Brittany Colette

Menyemprotkan cairan ke dalam hidung adalah salah satu cara yang efektif untuk mengobati sinusitis. Namun, hal yang harus diingat adalah larutan yang digunakan bukanlah larutan yang sembarangan.

Telah ditemukan beberapa kasus penderita sinusitis yang menggunakan air kran atau wastafel untuk disemprotkan ke hidung mereka. Bukannya semakin sembuh hal ini justru membuat kondisi mereka semakin parah karena telah memasukkan parasit ke dalam sinus mereka. 

4. Jangan minum sembarang obat-obatan

Unsplash.com/Pina messina
Unsplash.com/Pina messina

Menurut National Institutes of Health, antibiotik tidak efektif melawan virus yang biasanya menyebabkan sinusitis. Justru sebaliknya, terlalu sering mengonsumsi antibiotik akan menyebabkan peningkatan bakteri yang menyebabkan tubuh menjadi kebal terhadap antibiotik.

5. Jangan didiamkan, segeralah konsultasikan diri ke dokter

Unsplash.com/Pina Messina
Unsplash.com/Pina Messina

Beberapa orang menganggap sepele gejala sinusitis. Mereka beranggapan gejala sinusitis bukanlah jenis penyakit yang harus dikonsultasikan ke dokter. Padahal, jika dibiarkan terus-menerus penyakit ini akan semakin memburuk dan kemungkinan terburuknya kamu bisa kehilangan indera penciuman. 

Itulah beberapa kesalahan yang umum dilakukan untuk menangani sinusitis. Hindari agar penyakit yang kamu derita tidak semakin parah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ruth Cikita
EditorRuth Cikita
Follow Us

Latest in Health

See More

Test notif artikel ke 6 rev

07 Jan 2026, 13:18 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth