Berdasarkan artikel di english.newstracklive.com, seks tidak memproduksi panas, melainkan semata-mata hanya memindahkan panas tubuh dari sebuah organ ke organ lain. Itu artinya yang merasakan panas hanyalah yang sehat, sedangkan sang penderita hipotermia akan tetap merasakan kedinginan. Alhasil seks sama sekali tidak menaikkan suhu tubuh penderita hipotermia dan tidak menyelamatkannya.
Ingat bahwa cukup skin-to-skin contact untuk bisa menaikkan suhu tubuh penderita hipotermia. Tidak sampai melakukan hubungan seks. Dan ingat, cara ini hanya saat benar-benar di kondisi sangat darurat.
Cara lainnya adalah dengan memberikan makanan atau minuman hangat jika mulut penderita masih bisa membuka atau bergerak. Karena biasanya penderita hipotermia akan mengalami kaku seluruh tubuh dan susah menggerakkan mulutnya. Dengan masuknya makanan atau minuman hangat ke badan, akan menaikkan suhu keseluruhan.
Seperti yang sudah dikatakan, mendaki gunung membutuhkan persiapan yang sangat tinggi. Hal itu termasuk mengenali risiko kesehatan apa saja yang bisa terjadi di sana dan bagaimana menanggulanginya. Bagi mereka yang mau mendaki, persiapkan diri sebaik mungkin.