Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Benarkah Pemakaian HP Bisa Menumbuhkan Tanduk? Ini Penjelasan Medisnya

mnn.com
mnn.com

Teknologi menawarkan beragam manfaat untuk segala aspek kehidupan manusia. Namun selalu ada dampak negatif di balik segudang manfaat yang kita terima. Bukan hanya memberikan efek kecanduan, terlalu banyak menggunakan handphone juga bisa mengubah struktur tengkorak kita.

Washington Post baru-baru ini menerbitkan artikel yang menyoroti temuan dua peneliti asal University of Sunshine Coast Australia. Mereka mengklaim terjadi pertumbuhan tanduk kecil di bagian tengkorak belakang anak-anak yang sering memainkan handphone.

Hal ini pun membuat banyak orang ketakutan. Namun apakah temuan itu benar? Simak penjelasannya berikut ini!

1. Peneliti telah melakukan dua penelitian mengenai tumbuhnya "tanduk" di tengkorak anak muda

providencejournal.com
providencejournal.com

Dua peneliti, David Shahar dan Mark Sayers adalah pakar ilmu kesehatan masyarakat. Mereka melakukan dua penelitian, yaitu di tahun 2016 dan 2018. Penelitian di tahun 2016 mengatakan bahwa dari 218 responden (18-30 tahun), 41 persennya memiliki “tanduk” kecil di bagian belakang atau bawah tengkorak mereka. 

Kemudian penelitian di tahun 2018 menunjukkan bahwa orang dengan tanduk kecil tersebut tidak memiliki kelainan genetik apa pun yang berkaitan. Mereka berspekulasi hal ini adalah efek dari terlalu sering bermain handphone. Kedua peneliti tidak secara langsung mengatakan bahwa hal itu berkaitan, tetapi mereka menuliskannya di bagian pembahasan hipotesis.

2. Bagaimana bisa penggunaan handphone dan pertumbuhan tulang tersebut berkaitan?

aboutepi.com
aboutepi.com

Pertumbuhan tulang ekstra tersebut berlokasi di belakang dan bagian bawah tengkorak, tepat di atas leher.peneliti mengatakan bahwa saat bermain handphone, kepala cenderung menunduk untuk menatap layar. 

Ini menyebabkan adanya perpindahan beban dari tulang belakang ke otot yang ada di bagian belakang kepala. Akibatnya muncul pembentukan tulang yang tidak biasa di bagian ligamen dan tendon. Sebenarnya tulang berbentuk tanduk tersebut adalah hasil dari stres otot yang berkelanjutan. 

3. "Tanduk" tersebut sebenarnya adalah osteofit atau taji tulang

indiatimes.in
indiatimes.in

Osteofit atau taji tulang adalah penyakit yang ditandai dengan tumbuhnya tulang menonjol di daerah persendian atau ujung tulang utama. Pada umumnya, penyakit tulang ini dialami oleh orang yang berusia di atas 60 tahun. Namun ternyata anak muda juga tidak bisa terhindar darinya. 

4. Pada umumnya osteofit tidak mengganggu

davidwolfe.com
davidwolfe.com

Saat artikel Washington Post mengenai tumbuhnya tanduk pada anak muda tersebut terbit, banyak orang tua yang panik. Mereka khawatir putra-putrinya akan menjadi monster bertanduk karena penggunaan handphone.

Pada kenyataannya, pemberitaan yang dilakukan media luar tersebut terlalu melebih-lebihkan. Osteofit memang penyakit yang harus ditangani, tetapi dilansir dari Web MD, sebagian besar tidak akan menyebabkan masalah apa-apa. Hal yang akan mengalami perubahan biasanya adalah postur tubuh.

5. Bagaimana cara mengetahui apakah kita memiliki "tanduk" itu atau tidak?

mnn.com
mnn.com

Tulang tambahan tersebut menurut peneliti terlihat seperti paruh burung, tanduk, dan kail. Sebenarnya tidak ada gejala khusus yang tampak atau dirasakan oleh orang yang memilikinya. Namun jika bagian leher atas diraba, akan terasa ada benjolan kecil yang keras. Selain itu, cara untuk mengetahuinya adalah melalui rontgen. 

6. Bagaimana cara menangani taji tulang?

drpawluk.com
drpawluk.com

Dilansir dari Mayo Clinic, dokter akan menyarankan pasien taji tulang untuk menggunakan krim atau obat penghilang rasa sakit jika memang mereka merasakan nyeri di bagian tersebut. Selain itu, untuk mencegah pertumbuhan yang tidak diinginkan, pasien juga bisa menjalani prosedur injeksi steroid dan terapi. 

7. Cara mencegah pertumbuhan taji tulang, agar tidak jadi bermasalah

cbsistatic.com
cbsistatic.com

Tenang saja, kamu tidak harus mengambil langkah ekstrem dengan membuang handphone-mu kok. Langkah yang sebaiknya dilakukan adalah memperbaiki postur tubuh kapan pun itu.

Baik ketika sedang menggunakan handphone, membaca buku, bekerja, dan lainnya. Kamu juga bisa mulai berolahraga, terutama yoga yang efektif untuk membuat postur tubuh menjadi lebih baik. 

Ternyata tidak seekstrem yang kamu bayangkan kan? Walaupun begitu ada baiknya untuk melakukan langkah antisipasi sedini mungkin. 

Share
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

Test notif artikel ke 6 rev

07 Jan 2026, 13:18 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth