Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    7 Penyebab Naiknya Berat Badan setelah Menjalankan Ibadah Puasa
    Pixabay/Jarmoluk

    Bulan puasa adalah bulan yang penuh berkah. Pada saat berbuka puasa kadang kalap melihat makanan yang tersedia di meja makan. Ada kolak, es campur, gorengan, dan lain-lain. Jika hal ini berlanjut, tanpa disadari setelah berakhir puasa timbangan badanmu akan naik. Kaget? Tentu saja.

    Nah, yuk disimak apa saja penyebab dari berat badan kamu naik saat puasa!

    1.Mengonsumsi makanan rendah serat

    Pexels/Luthfi Ramaditya

    Pada saat berbuka puasa kebanyakan menu yang tersedia mengandung karbohidrat dan protein, demikian juga pada saat sahur sehingga sayuran dan buah terlupakan.

    Banyak mengonsumsi makanan berkarbohidrat akan membuat perut menjadi kenyang tetapi akan terjadi penumpukan kalori sehingga berat badan bertambah. Untuk itu imbangi dengan mengonsumsi sayuran dan buah.

    2.Banyak makan bersantan

    Pixabay/Coffe

    Setelah kurang lebih tiga belas jam menahan lapar, terbayang jika buka nanti makan yang gurih-gurih, kolak, cendol, bubur, dan lain-lain, makanan tersebut tidak lepas dari santan. Santan mengandung lemak tak jenuh dan tinggi kalori maka jika tiap hari dikonsumsi bukan tidak mungkin berat badan akan bertambah. 

    3.Terjebak minuman manis

    Pixabay/Jillwellington

    Begitu mendengarkan bedug magrib langsung minum teh manis, es campur, dan minum lain yang manis. Padahal minum tersebut tinggi gula tambahan yang artinya tinggi kalori. Jadi bagaimana berat badan tidak akan bertambah?

    4.Porsi makan yang tak terkendali

    Pexels/Rawpixel.com

    Setelah menahan lapar selama berjam-jam, tiba saat berbuka puasa. Semua ingin dilahap. Menjadikan porsi makan menjadi dua kali lipat. Aduh kalau begini siap-siap berat badan juga menjadi dua kali lipat ya.

    5.Jarang minum air putih

    Pexels/Lisa Fotios

    Karena telah minum berbagai minuman manis menyebabkan berkurang minum air putih. Pada hal minum air putih sangat penting untuk mencegah dehidrasi yang berpengaruh pada kenaikan berat badan.

    6.Kurang tidur

    Pexels/ Kha Rixury

    Karena harus bangun sahur, maka jadwal tidur menjadi berkurang. Ditambah jika begadang untuk mengerjakan tugas dan lain-lain. Kurang tidur dapat menyebabkan metabolisme tubuh menurun dan berpengaruh pada pembakaran kalori.

    7.Berkurangnya aktivitas tubuh

    Pexels/ Lisa Fotios

    Puasa bukan alasan untuk tidak melakukan aktivitas dan hanya tidur seharian. Jangan jadikan puasa kamu sebagai alasan untuk tidak melakukan kegiatan fisik. Dengan melakukan aktivitas, metabolisme tubuh akan tetap berjalan sehingga pembakaran energi dan lemak tetap optimal. Maka jangan tidur seharian ya jika tidak ingin gemuk.

    Puasa bukan saja menahan lapar dan haus tetapi menahan dari kalap saat berbuka puasa. Jika kamu mengalami hal seperti di atas, maka bersiap-siap bajumu akan sempit ya.

    This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

    Editorial Team

    Related Article

    Test notif artikel ke 6 rev07 Jan 2026, 13:18 WIB
    Coba artikel reviewed by15 Dec 2025, 13:13 WIB
    Artikel 4216 Sep 2025, 10:54 WIB
    Artikel 2016 Sep 2025, 10:19 WIB
    Artikel 516 Sep 2025, 10:11 WIB