Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Penyebab Meninggal karena Kelelahan, Kenali Batasanmu dalam Bekerja

bitgab.com
bitgab.com

Manusia ternyata bisa meninggal karena kelelahan. Salah satu buktinya adalah peristiwa yang terjadi baru-baru ini di tahun 2019. Tercatat 412 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa daerah di Indonesia meninggal dunia diduga karena kelelahan dan bekerja nonstop saat Pemilu 2019.

Ada beberapa kasus lain terkait meninggal akibat kelelahan yang tercatat di seluruh dunia, tapi biasanya karena yang bersangkutan sudah menderita penyakit kronis tertentu. Tetap saja, meninggal karena kelelahan bukanlah hal yang mustahil untuk terjadi pada siapa saja.

Walaupun begitu, kelelahan yang menyebabkan kematian sebenarnya adalah fenomena yang tidak umum. Berikut fakta-fakta medisnya!

1. Mati karena kelelahan disebut dengan karoshi

hongkongfp.com
hongkongfp.com

Karoshi adalah istilah dari bahasa Jepang yang berarti fenomena kematian akibat kelelahan bekerja. Karoshi berasal dari kata “karo” yang berarti kerja paksa dan “shi” yang berarti kematian. Dilansir dari BBC, pada tahun 2015, angka kematian karena lelah bekerja di Jepang meningkat cukup tinggi hingga 2.310 jiwa.

2. Bekerja terlalu keras menyebabkan stres

heart.org
heart.org

Kerjaan menumpuk ditambah dengan tuntutan menyelesaikan semuanya sebelum deadline. Belum lagi jika target pekerjaan belum terpenuhi. Kondisi ini dialami oleh hampir semua pekerja. Badan lelah, pikiran pun lelah. Inilah yang menyebabkan orang yang bekerja terlalu lama dan keras bisa mengalami stres.

3. Stres bisa memicu serangan jantung

treatment.nu
treatment.nu

Saat stres, jantung akan bekerja lebih keras daripada biasanya. Tidak hanya itu, level stres juga berbanding lurus dengan tekanan darah. Inilah mengapa orang yang terlalu banyak bekerja dapat terkena serangan jantung, terutama untuk orang yang sudah memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.

4. Kelelahan dan penyakit jantung memiliki hubungan tak langsung

tstatic.net
tstatic.net

Saat kelelahan dan level stres meningkat, tubuh melepaskan hormon kortisol dan epinephrine. Keduanya bisa memicu kontraksi hingga serangan jantung.

5. Selain itu, kurangnya istirahat juga memperburuk kondisi tubuh

edu.au
edu.au

Kebanyakan orang akan lupa waktu jika sudah fokus pada pekerjaan mereka. Tak terasa mereka bekerja hingga larut malam, atau bahkan tidak mendapatkan tidur yang cukup. Kurang tidur juga bisa meningkatkan risiko terserang penyakit jantung.

6. Bekerja hingga lupa makan

stock.adobe.com
stock.adobe.com

Saking sibuknya, tak jarang seseorang jadi lupa untuk makan. Tubuh pun menjadi lemas dan kekurangan nutrisi untuk disalurkan ke seluruh tubuh. Ini bisa memperburuk kondisi tubuh yang kelelahan.

7. Cara mengatasi kelelahan bekerja

agoramedia.com
agoramedia.com

Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatasi kelelahan bekerja. Pertama, pastikan kamu mendapatkan nutrisi yang cukup, bukan hanya asal makan. Kamu juga harus menjaga pola tidurmu, jangan tidur terlalu larut. Olahraga juga baik untuk kesehatan. Intinya, jaga keseimbangan di hidupmu.

Mencintai pekerjaan memang tidak ada salahnya. Namun kamu harus ingat untuk tidak memaksakan diri bekerja terlalu keras. Ada saat di mana kamu harus berhenti dan beristirahat. Ini akan membuat tubuh dan pikiranmu lebih relaks sehingga siap untuk bekerja dengan lebih baik lagi.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App, unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Share
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

Test notif artikel ke 6 rev

07 Jan 2026, 13:18 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth