Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Unsplash.com/Jonathan Forage
Unsplash.com/Jonathan Forage

Otak bisa dikatakan merupakan salah satu bagian terpenting dari tubuh kita. Oleh karenanya penting untuk menjaga kesehatan otak kita. Makanan yang kita konsumsi pun sangat berpengaruh terhadap kinerja otak.

Oleh karenanya kita harus berhati-hati dalam menentukan asupan. Bila kamu ingin meningkatkan kesehatan otak ada baiknya untuk memilih 7 jenis makan berikut ini.

1.Makanan yang berasal dari olahan kedelai

ayomasak.id

Berdasarkan penuturan Dr. Brenda Powell, MD seorang dokter di Cleveland, Ohio, pada laman health.clevelandclinic.org makanan yang berasal dari olahan kedelai seperti tahu ataupun tempe sangat baik bagi kecerdasan otak.

Pasalnya tahu dan tempe mengandung vitamin B yang baik untuk otak dan juga saraf kita. Olahan kedelai juga mengandung polifenol, polifenol merupakan antioksidan yang dapat menurunkan resiko demensia serta meningkatkan kinerja otak.

2.Brokoli

Unsplash.com/CJ Dayrit

Sayuran berwarna hijau ini mengandung vitamin K yang berfungsi untuk membentuk  sphingolipid. Sphingolipid merupakan sejenis lemak padat yang berada di sel-sel otak kita. Selain itu berdasarkan Journal Of Agricultural And Food Chemistry yang menyebutkan jika brokoli termasuk sayuran hijau yang dikenal memiliki sifat antiamnestik yang berarti mampu membantumu menyimpan memori.

3.Telur

Unsplash.com/Jakub Kapusnak

Telur adalah bahan makanan sehari-hari yang sangat mudah kita jumpai. Tapi, siapa sangka jika si bulat ini memiliki manfaat luar biasa bagi otak kita. Dilansir dari laman healthine.com telur mengandung vitamin B6, B12, folat, dan juga choline. Asupan choline yang tinggi dapat meningkatkan kemampuan memori otak sehingga akan minim terkena reskio alzheimer.

4.Kacang-kacangan

Unsplash.com/Maddi Bazzocco

Sebuah jurnal di tahun 2014 yang diterbitkan oleh American Society for Nutrition menyebutkan bahwa kacang-kacangan mampu mencegah penyakit neurodegenerative. Neuorodegenerative sendiri merupakan kondisi dimana otak kehilangan sel-sel neuron secara progresif. Kacang-kacangan sendiri juga mengandung banyak sekali nutrisi seperti lemak sehat, vitamin E dan anti oksidan yang baik untuk otak.

5.Teh hijau

Unsplash.com/Randy Fath

Selain baik untuk diet, teh hijau juga baik untuk kesehatan otak kita. Teh hijau mengandung L-theanine yang berfungsi untuk merangsang otak kita agar memberi stimulus rileks pada tubuh serta berfungsi untuk meningkatkan frekuensi alfa pada otak. L-theanine sendiri merupakan asam amino yang berfungsi untuk meningkatkan kinerja sel-sel di dalam otak kita.

6.Ikan dengan omega 3

Unsplash.com/Caroline Attwood

Ikan salmon, sarden, trout, dan tuna merupakan beberapa contoh ikan yang mengandung omega 3. Para peneliti dari Department of Bioorganic Chemistry, Faculty of Chemistry, Wrocław University of Technology menemukan bahwa 60 persen dari otak kita terbentuk dari lemak dan setengah dari lemak tersebut adalah omega 3.

Kurangnya konsumsi omega 3 akan meningkatkan resiko alzheimer, gangguan belajar dan juga depresi. Hal ini dikarenakan omega 3 berfungsi untuk membangun sel otak dan saraf yang merupakan salah satu lemak esensial khusunya dalam penguatan memori kita.

7.Buah beri

Unsplash.com/Alex Block

Seperti kita tahu di pasaran terdapat beragam jenis buah beri diantaranya strawberry, blueberry, mulberry, blackberry, ataupun jenis buah beri lainnya. Marshall G. Miller dan Barbara Shukitt-Hale dalam penelitiannya di tahun 2012 menemukan bahwa  buah beri dapat membantu meningkatkan kesehatan otak kita.Pasalnya dalam buah beri terkandung antioksidan tingkat tinggi yang berguna untuk melindungi sel otak dari radikal bebas.

Demikian 7 jenis makanan akan membantumu untuk meningkatkan kesehatan otak. Jadi, tunggu apalagi yuk segera konsumsi makanan di atas demi kesehatan otak kita.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team