Jus baik yang berasal dari buah maupun sayuran memiliki arti penting bagi kesehatan serta mewakili anjuran buah dan sayur yang dibutuhkan setiap harinya. Selain itu, beberapa jus memiliki manfaat dalam menyembuhkan berbagai penyakit. Jus buah dapat merangsang racun dalam tubuh. Di sisi lain, jus sayuran dapat menenangkan saraf yang letih dan membuang racun dengan cara yang halus. Namun, jus dapat menjadi tidak sehat jika kamu tidak memperhatikan aturan dalam pembuatan dan konsumsinya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mengolah dan mengonsumsi jus seperti berikut ini.
6 Hal yang Perlu Kamu Perhatikan dalam Membuat dan Mengonsumsi Jus

1. Gunakan buah dan sayuran yang segar
Jangan lupa untuk memperhatikan kualitas buah dan sayur yang akan dibuat jus. Agar khasiatnya maksimal, gunakan sayuran atau buah-buahan yang segar dalam membuat jus. Buah yang terlalu muda akan menghasilkan rasa asam yang tajam, sedangkan yang terlalu matang teksturnya terlalu lunak dan aromanya terlalu menyengat.
2. Jangan sembarang mencampurkan buah dan sayuran
Setiap buah dan sayuran memiliki sifat yang berbeda-beda. Ada yang memiliki rantai kimia gula pendek sehingga dapat dicerna dengan cepat oleh sistem pencernaan. Jika jus yang diminum terdiri atas buah dan sayuran yang memiliki rantai kimia berlawanan, lambung harus bekerja keras menyesuaikan diri dengan dua kondisi tersebut. Akibatnya, mekanisme penguraian senyawa kimia menjadi kacau dan bisa meningkatkan asam lambung sehingga kamu jadi merasa mual, sering bersendawa dan juga kembung. Kenali buah dan sayuran yang dapat dikombinasikan untuk mendapatkan hasil yang baik dan maksimal.
3. Segera minum jus yang sudah dibuat
Biasanya setelah membuat jus, kebanyakan orang sering membiarkannya terlebih dahulu. Anjuran yang lebih baik untuk segera meminum jus yang sudah dibuat. Jangan ditunda lebih dari 20 menit, sebab proses fermentasi pada jus dimulai sekitar pada menit ke 20. Jika terus dibiarkan, maka buah dalam jus sudah membusuk dan tidak layak dikonsumsi. Jika kamu tidak bisa mengonsumsi jus sesegera mungkin, simpan jus dalam termos aluminium yang tertutup rapat.
4. Minum jus bersama ampasnya
Agar kamu bisa tetap menikmati dan udah menelan jus bersama ampasnya, minumlah secara perlahan dan sedikit demi sedikit sambil dikunyah. Mengunyah dengan baik, akan membuat produksi enzim semakin optimal. Selain itu, saat proses mengunyah, lambung akan ikut bekerja dan membakar kalori.
5. Jangan tambahkan gula
Terkadang, kamu bisa menambahkan gula dalam proses pembuatan sebagai penambah rasa. Tetapi, hal itu bisa memberikan efek cepat kenyang dan lapar kembali. Lebih baik konsumsi jus tanpa penambahan gula dan tahan di mulut sebelum ditelan sehingga jus dapat bercampur dengan enzim-enzim yang terdapat dalam air ludah lebih dulu.
6. Minum saat perut kosong
Agar memaksimalkan proses penyerapan sekaligus mengefektifkan proses detoksifikasi, minumlah jus di pagi hari sebagai sarapan. Di waktu lain, minumlah jus sekitar lima belas atau tiga puluh menit sebelum mengonsumsi karbohidrat, protein, lemak dan sebagainya.
Itulah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat dan mengonsumsi jus. Jangan salah lagi biar kamu bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang maksimal.