5 Mitos dan Fakta Mengenai Alergi yang Perlu Kamu Tahu

Alergi adalah suatu kondisi pada tubuh yang terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap sesuatu yang biasanya tidak bahaya. Biasanya alergi akan menyebabkan gatal atau bersin. Banyak pemicu yang dapat menyebabkan alergi. Misalnya seperti suatu makanan, cuaca, bulu binatang, serbuk sari, dan lain-lain.
Perlu diketahui, saat ini terdapat beberapa mitos mengenai alergi yang telah beredar di masyarakat. Oleh karena itu, kita akan bahas mengenai mitos dan fakta mengenai alergi supaya kita tidak lagi keliru. Berikut adalah ulasannya.
1. Alergi hanya terjadi pada anak-anak saja

Mitos: Ini merupakan mitos paling umum mengenai alergi yang beredar di masyarakat. Alergi hanya terjadi pada anak-anak saja karena sistem imunitas tubuh pada anak-anak lebih peka terhadap alergi dibandingkan orang dewasa.
Fakta: Sebenarnya orang dewasa juga dapat mengalami alergi. Suatu penelitian yang dilakukan oleh American College of Allergy, Asthma, and Immunology (ACAAI) menunjukkan bahwa alergi makanan pada orang dewasa bisa berkembang saat sudah dewasa. Hal ini menunjukkan kalau alergi tidak hanya terjadi pada anak-anak saja.
2. Alergi bisa sembuh dengan sendirinya

Mitos: Banyak masyarakat percaya bahwa suatu alergi dapat sembuh dengan sendirinya seiring bertambahnya usia. Karena sistem imunitas tubuh pada orang dewasa lebih baik dibandingkan dengan anak-anak.
Fakta: Memang seiring bertambahnya usia, sistem imunitas tubuh manusia akan semakin baik. Tetapi bukan berarti alergi bisa sembuh dengan sendirinya. Bila alergi sering kambuh serta tidak segera diobati dan dilakukan pencegahan, maka alergi akan menetap sampai dewasa.
3. Mengonsumsi makanan penyebab alergi secara terus-terusan dapat menyembuhkan alergi terhadap makanan

Mitos: Ada mitos mengenai alergi yang mengatakan kalau orang yang alergi terhadap suatu makanan dapat disembuhkan dengan cara mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan alergi secara terus-terusan karena lama-lama tubuh akan terbiasa menerima makanan penyebab alergi.
Fakta: Mengonsumsi makanan yang dapat menyebabkan alergi secara terus-terusan tidak akan menyembuhkan alergi terhadap suatu makanan. Justru mengonsumsi makanan penyebab alergi secara berlebihan dapat menyebabkan bahaya bagi tubuh.
4. ASI dapat menyebabkan alergi jika terkena wajah bayi

Mitos: Air susu ibu dapat menjadi penyebab suatu alergi pada bayi jika air susunya mengenai wajah bayi. Dengan beredarnya mitos ini, ibu-ibu yang memiliki bayi menyusui bayinya dengan hati-hati.
Fakta: Air susu ibu pada dasarnya tidak dapat menimbulkan alergi pada bayi. Kalaupun air susu ibu dapat menimbulkan alergi jika terkena wajah bayi, itu disebabkan dari makanan yang dikonsumsi oleh ibu yang menyusui sehingga mempengaruhi air susunya.
5. Perawatan terhadap penderita alergi adalah hanya dengan menghindari pemicunya

Mitos: Ini merupakan mitos yang beredar yang membuat masyarakat menjadi salah paham. Satu-satunya perawatan terhadap penderita alergi adalah dengan menghindari pemicu alerginya. Baik itu alergi makanan ataupun alergi musiman.
Fakta: Memang menghindari pemicu alergi merupakan perawatan terhadap penderita alergi. Tetapi tidak hanya itu, terdapat perawatan lain untuk penderita alergi dengan cara pemberian obat yang dapat mengurangi gejala dan mengurangi sensitivitas terhadap penyebab alergi.
Itulah lima mitos dan fakta mengenai alergi yang perlu kamu tahu. Semoga penjelasan di atas dapat membuat kamu supaya tidak keliru lagi dan lebih mengetahui tentang alergi. Bagaimana pendapat kalian?
.png)
















