Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Jenis Diabetes Melitus, Nomor 3 Tak Dianjurkan Puasa

Diabetes melitus merupakan kondisi kadar glukosa darah melebihi jumlah normal akibat tubuh kekurangan hormon insulin. Tak hanya usia matang yakni di atas 40 tahun, penyakit ini juga menyerang anak-anak. Meski tanpa gejala, diabetes dapat menyebabkan komplikasi kronik pada mata, ginjal, saraf, hingga pembuluh darah.

Lalu, apakah penderita diabetes diperbolehkan menjalani ibadah puasa? Simak ulasannya!

1. Risiko rendah diperbolehkan puasa.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170528/diabetes3-b2cc7a1f2752166ada052df5d7e6cb96.jpg

Berdasarkan pedoman The International Islamic Fiqh Academy dan The Islamic Organization for Medical Sciences, penderita diabetes dengan risiko rendah disarankan tetap berpuasa. Ukurannya, kadar glikosilasi atau hemoglobin glikosilasi (HbA1C) berkisar di angka 7 persen. Kondisi ini masih terkontrol oleh diet dan obat-obatan.

2. Risiko sedang harus hati-hati menjalankan puasa.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20160718/diabetes-2ae780cd7580f482dc137e5a02dd5f12.jpg

Kadar glikosilasi atau hemoglobin glikosilasi dalam kondisi ini berkisar di angka 8 persen. Pasien harus ekstra hati-hati menjalankan puasa dengan tetap dikontrol pola diet, obat-obatan, serta short acting insulin.

3. Penderita diabetes risiko tinggi diperbolehkan tidak berpuasa.

https://cdn.idntimes.com/content-images/post/20170528/diabetes-mellitus-symptoms-bf1379c708e39932add28e139ed52096.jpg

Dalam kondisi ini, gula darah puasa atau sebelum puasa sekitar 150-300 mg/dl. Sedangkan, kadar HbA1C-nya mencapai 8-10 persen. Pasien telah memiliki komplikasi mikrovaskular atau makrovaskular. Biasanya diderita oleh pasien usia lanjut di atas 75 tahun. Pasien biasanya menderita penyakit penyerta yakni gagal jantung, stroke, kanker, dan darah tinggi.

4. Pasien dengan risiko sangat tinggi disarankan untuk tak berpuasa.

thewalkingencyclopedia.com

Hasil pemeriksaaan gula darah tinggi puasa rata-rata di atas 300 mg/dl. Mengalami hipoglikemia selama tiga bulan terakhir atau berulang tanpa tahu penyebabnya. Pasien sedang menjalani cuci darah, mendapat pengobatan yang dapat mempengaruhi daya ingat, serta sedang hamil.


 

Share
Topics
Editorial Team
Dewi Suci R.
EditorDewi Suci R.
Follow Us

Latest in Health

See More

Mikroplastik Bisa Jadi 'Kendaraan' Penyebar Kuman Berbahaya

18 Des 2025, 11:15 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth
burung

Artikel agustus update

15 Jul 2025, 16:48 WIBHealth