Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Bahaya Sedotan Plastik untuk Kesehatan, Stop Pemakaiannya

pexels.com/@rodolfoclix
pexels.com/@rodolfoclix

Setiap minuman yang kamu konsumsi sering kali datang bersama dengan sebuah sedotan plastik kecil. Baik itu minuman botol yang kamu beli di pinggir jalan, kopi susu dengan gula aren yang kamu pesan via ojek online atau minuman yang menggunakan gelas di restoran mewah yang kamu datangi bersama pasanganmu.

Penggunaan sedotan plastik menjadi hal yang wajar bahkan kebiasaan untuk banyak orang.Tapi tahukah kamu bahwa 'si kecil' yang begitu mudah kamu temukan di sekitarmu ini telah menciptakan masalah besar. Tercatat 93 juta sedotan plastik yang digunakan setiap harinya di Indonesia adalah angka yang besar untuk merusak lingkungan, bukan? Tidak hanya itu, sedotan plastik pun dapat merusak kesehatan tubuhmu. Ini 4 bahaya penggunaan sedotan plastik bagi kesehatan manusia.

1. Menyebabkan lubang dan noda pada gigi

pexels.com/@rawpixel
pexels.com/@rawpixel

Banyak yang menganggap penggunaan sedotan dapat menghindari lubang dan noda pada gigi. Tapi sebenarnya gula dan asam yang kamu minum dari kopi susu dengan menggunakan sedotan tetap mengenai sela-sela gigimu dan malah memfokuskan ke satu area pada gigimu. Hal ini lah yang menyebabkan lubang dan noda pada gigi. Penggunaan sedotan dapat mencegah lubang dan noda pada gigi hanya kalau kamu menggunakan sedotan di bagian dalam mulut sehingga minuman yang kamu sedot langsung menuju ke tenggorokan tanpa menyentuh gigi.

2. Membuat perut kembung

pexels.com/@rawpixel
pexels.com/@rawpixel

Aerophagia atau kondisi di mana terlalu banyak udara yang tertelan masuk ke dalam perut dan menyebabkan perut kembung. Minum menggunakan sedotan membuat udara yang masuk ke dalam perut lebih banyak dibanding kamu minum langsung. Selain minum dengan menggunakan sedotan, hal ini pun dapat terjadi ketika kamu mengunyah makananmu terlalu cepat.

3. Menimbulkan kerutan pada wajah

pixabay.com/kjerstin michaela
pixabay.com/kjerstin michaela

Menyeruput minuman dengan menggunakan sedotan adalah salah satu dari kebiasaan harian yang dapat menimbulkan kerutan pada wajah. Menggunakan sedotan menyebabkan otot di sekitar mulut melakukan gerakan yang sama berulang kali. Hal ini bisa merusak kolagen di sekitar mulut kamu sampai akhirnya menimbulkan kerutan permanen.

4. Bahan kimia dalam tubuh

pexels.com/@christopher-51571
pexels.com/@christopher-51571

Polypropylene yang terkandung dalam sedotan plastik memang telah teruji dapat larut dalam air. Tapi larutan tersebut menyerupai hormon estrogen pada perempuan atau disebut estrogenic chemical. Estrogenic chemical dapat meningkatkan hormon estrogen pada perempuan dan merusak sistem reproduksi juga meningkatkan resiko kanker.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Wesa Bhadrasana
EditorWesa Bhadrasana
Follow Us

Latest in Health

See More

Mikroplastik Bisa Jadi 'Kendaraan' Penyebar Kuman Berbahaya

18 Des 2025, 11:15 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth
burung

Artikel agustus update

15 Jul 2025, 16:48 WIBHealth