Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

3 Gangguan pada Tubuh Ini Perlu Diwaspadai oleh Wanita Menopause

pixabay/Geralt
pixabay/Geralt

Menopause adalah berakhirnya siklus menstruasi secara alami. Umumnya, menopause dialami wanita saat memasuki usia 45-55 tahun.

Tidak hanya berhenti menstruasi, banyak perubahan lain terjadi dalam tubuh wanita yang menopause, mulai dari penampilan fisik, kondisi psikologis, hasrat seksual, hingga kesuburan. Wanita yang sudah menopause pun tidak bisa hamil lagi. 

Perubahan-perubahan saat menopause juga berdampak pada kesehatan. Kamu akan mudah sakit dan lelah jika bekerja terlalu keras. 

Selengkapnya, berikut ini penjelasan mengenai gangguan yang kemungkinan dialami oleh wanita menopause. Yuk, simak ulasan berikut!

1. Gangguan pada pembuluh darah

pixabay/Lagrafika
pixabay/Lagrafika

Gangguan pada pembuluh darah dapat menyebabkan berbagai gangguan lainnya dan penyakit seperti stroke, jantung koroner, dan demensia. 

Demensia adalah sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, seperti berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir, memahami sesuatu, melakukan pertimbangan, dan memahami bahasa, serta menurunnya kecerdasan mental. Seseorang juga jadi mudah lupa alias pikun saat mengalami menopause. 

2. Gangguan pada tulang (osteoporosis)

unsplash/MathewSchwartz
unsplash/MathewSchwartz

Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, tulang akan semakin rapuh dan mudah patah jika terkena benturan. Wanita yang sudah memasuki usia menopause berpotensi mengalami osteoporosis.

Itu sebabnya, asupan gizi yang mengandung kalsium harus terus dikonsumsi agar kerapuhan tulang tidak cepat. Selain itu, hindari juga aktivitas berat yang berisiko terhadap tulang seperti melompat, terjun, dan berlari kencang. 

3. Gangguan hormonal

pixabay/TesaPhotography
pixabay/TesaPhotography

Gangguan hormonal yang sering ditemukan adalah gangguan pada gula darah atau diabetes melitus atau kencing manis. Hal itu disebabkan kemampuan pankreas dalam produksi insulin sudah menurun akibat usia yang sudah lanjut. 

Selain itu, gangguan hormonal yang mungkin terjadi pada lansia adalah gangguan pada kelenjar tiroid atau hipertiroid.

Hipertiroidisme adalah kondisi ketika kelenjar tiroid terlalu aktif memproduksi hormon, sehingga kadar hormon tiroid di dalam darah menjadi sangat tinggi dan proses metabolisme semakin cepat. Dampak yang akan dirasakan penderitanya adalah berat badan menurun, tremor, sulit tidur, rambut rontok dan keringat berlebih.

Itulah gangguan yang berpotensi dialami oleh wanita wanita menopause. Hindari dengan selalu menerapkan pola hidup sehat, asupan gizi yang cukup, dan istirahat. Selamat mencoba!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Uswatun Niswi
EditorUswatun Niswi
Follow Us

Latest in Health

See More

Mikroplastik Bisa Jadi 'Kendaraan' Penyebar Kuman Berbahaya

18 Des 2025, 11:15 WIBHealth
ular kucing

Coba artikel reviewed by

15 Des 2025, 13:13 WIBHealth
http://i1382.photobucket.com/albums/ah270/akhayaprisca/787671102_zps4y2yx23f.jpg

Artikel 42

16 Sep 2025, 10:54 WIBHealth
http://i1296.photobucket.com/albums/ag19/Melarissa_Benedicta/the blonde salad_fashionnewsmagazine_zpswlnkn5tx.jpg

Artikel 20

16 Sep 2025, 10:19 WIBHealth
DVkkskcl40.png

Artikel 5

16 Sep 2025, 10:11 WIBHealth
IMG20240724165502.jpg

tes timezone wita

25 Jul 2025, 15:00 WIBHealth
singa

artikel coba draft

25 Jul 2025, 11:47 WIBHealth
burung

Artikel agustus update

15 Jul 2025, 16:48 WIBHealth