Gas air mata biasanya digunakan oleh kepolisian atau aparat pemerintah untuk mengontrol bentrokan, kerusuhan, dan lainnya. Gas tersebut mengandung chlorobenzylidene melono-nitrile yang berupa serbuk yang dicampur ke dalam aerosol.
Saat terpapar, mata akan terasa seperti terbakar, perih, bengkak, berair, dan sulit untuk dibuka. Walaupun begitu, efek tersebut bersifat sementara. Beberapa jam setelahnya, kamu akan membaik.
Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi efek gas air mata. Simak penjelasannya berikut ini!
